Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2021-08-27 16:31:08

Bupati Jember Akui Terima Honor Pemakaman Jenazah Covid

HONOR COVID: Dalam daftar penerimaan honor yang dikeluarkan BPBD Jember, tercatat Bupati Hendy Siswanto menerima honor pemakaman jenazah covid-19 sebesar Rp 70.500.000 untuk 705 proses pemakaman.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kembali mendapatkan sorotan. Kal ini, bupati hingga pejabat lainnya di lingkup organisasi perangkat daerah (OPD) dikabarkan mendapat bagian uang dari setiap pemakaman jenazah yang menearapkan protokol kesehatan covid-19. Angkanya tak main-main. Jika ditotal selama menjadi ketua satgas covid-19, Bupati Hendy Siswanto telah mendapat honor sebesar Rp 70.500.000.

Selain bupati, tiga pejabat lain juga mendapatkan honor yang sama. Ketiganya yakni, Mirfano selaku Sekretaris Daerah (Sekda), Djamil selaku Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Penta Satria selaku Kepala Bidang Kedaruratan dan Logstik BPBD Jember. Dengan demikian, total honor dari pemakaman jenazah covid-19 untuk keempat pejabat tersebut mencapai Rp 282 juta.

Baca Juga : Periksa 22 Orang Saksi, Kasus Honor Pemakaman Covid Jember Naik ke Penyidikan

Berdasarkan pagu anggaran BPBD Jember pada sub kegiatan Respons Cepat Darurat Bencana Non-alam, Epidemiologi Wabah Penyakit dicantumkan setiap satu jenazah yang dimakamkan secara prokes covid-19 para pejabat tersebut mendapatkan Rp 100.000. Sementara dalam laporan keuangan yang beredar, honor Rp 70 juta lebih itu terhitung untuk 705 proses pemakaman prokes covid-19.

Baca Juga : Bupati Jember Disebut-sebut Rangkap Jabatan sebagai Ketua Yayasan

Saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Bupati Hendy Siswanto membenarkan honor yang diterimanya tersebut.

Hendy menerangkan secara singkat bahwa, ia menerima honor itu lantaran selama ini pihaknya berperan dalam memantau dan mengawal jalanya pemakaman jenazah covid-19. "Honor itu konsekuensi dari monitor pemakaman jenazah covid-19, hingga pertanggungjawaban pada keluarga yang meninggal," katanya.

Meski demikian, kata dia, ia tidak berharap honor tersebut. Semakin besar honor, artinya semakin banyak pula pasien covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia. (as/don)