Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2020-12-03 15:48:48

Diancam Pistol, Pelajar Asal Sumberasih Dibegal

PASRAH: Pelajar yang menjadi korban begal hanya bisa pasrah saat motornya dibawa kabur pelaku, dan berharap polisi berhasil menangkap pelaku.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota masih ada saja kasus begal. Seperti yang terjadi pada Kamis (3/11/2020) pagi, Baitur Rohman, 16, warga Desa Muneng Kidul, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, menjadi korban begal di Jalan Brantas, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Peristiwa itu tepatnya terjadi di depan Masjid Al Kubro. Sepeda motor Honda Vario 150 CC yang dibeli korban pada Januari lalu, dibawa kabur oleh dua pelaku ke arah utara Jalan Brantas.

Baca Juga : Pria Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan, Diduga Korban Begal

Kronologinya, bermula saat Rohman hendak menjemput ibunya, Senima, 33, yang bekerja di PT. Eratex Djaja pukul 04.45 WIB. Namun, saat ia mengendarai sepeda motor matik miliknya berwarna biru dop di Jalan Semeru, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, ada dua orang terduga pelaku telah mendahuluinya.

Baca Juga : Temui Ayahnya, Motor Seharga Rp 12 Juta Dicuri

Saat di sebelah timur SMKN 4 Kota Probolinggo, para pelaku menyalip motor korban. “Mereka mengurangi laju motornya dan memperhatikan saya, tapi saya salip saja," ungkapnya.

Tanpa berperangsaka buruk, pelajar tersebut tetap mengendarai sepeda motor yang dibeli secara tunai sebesar Rp 22 juta tersebut.

Lalu, saat tiba di lokasi kejadian sekira pukul 05.00 WIB, dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor matik Honda Beat berwarna hitam itu, lantas memepet korban dan mengambil kunci kontak korban. Alhasil, sepeda motor korban berhenti mendadak.

Setelah itu, pelaku meminta korban untuk diam sambil memperlihatkan pistol yang disimpan di perutnya. Bahkan pelaku juga menghertak korban, dan mengancam akan menembaknya jika berteriak. “Saya gemetar, lalu sepeda saya dibawa ke arah Utara," jelasnya.

Dari ingatan Rohman, saat itu kedua pelaku memakai jaket, celana dan helm hitam, serta masker. “Yang mengemudikan agak gemuk fisiknya, pelaku yang dibonceng fisiknya kurus," ujar Rohman.

Pasca peristiwa itu, ibu korban, Senima, langsung melaporkan peristiwa tersebut ke SPKT Polres Probolinggo Kota sekira pukul 06.00 WIB.

Rohman berharap agar pelaku cepat ditangkap, dan sepeda motornya segera ditemukan.

Dikonfirmasi terpisah, KBO Reskrim Polres Probolinggo Kota, Iptu Joko Murdiyanto menyatakan bahwa petugas masih mengecek lokasi kejadian. "Ini masih dicek, perkembangan nanti saya kabari," terang Iptu Joko Murdiyanto. (hla/don)