Dibayar Nyawa, Aksi Heroik TNI Gagalkan Pencuri

Mochammad Angga
Mochammad Angga

Tuesday, 24 Sep 2019 17:31 WIB

Dibayar Nyawa, Aksi Heroik TNI Gagalkan Pencuri

TETANGGA: Rumah H. Karyadi yang menjadi korban percobaan pecnurian motor Kawasaki Ninja. Tetangganya, Sertu Bambang tewas saat menggagalkan aksi pencuri yang menuntun motor dari rumah ini.

PROBOLINGGO - Dini hari itu, gang sepi di sekitar kavling 01 Jl KH Achmad Dahlan menjadi saksi heroik Sertu Bambang. Anggota TNI yang tak lama lagi akan memasuki masa pensiun itu, berhasil menggagalkan aksi pencurian yang dilakukan dua orang pemuda. Sayang, keberanian Sertu Bambang harus ditukar nyawa.

Aksi bermula ketika Sertu Bambang yang merupakan tetangga korban pencurian, memergoki dua pemuda menuntun motor Kawasaki Ninja pada pukul 03.00 dini hari. Kedua orang itu semula mengendarai motor matik berwarna putih dan mengenakan helm teropong.

Keduanya sudah berhasil menggondol motor mewah yang terparkir di depan rumah H. Karyadi, pemilik warung Sari Laut Seje Dewe. Sayangnya di tengah aksinya melarikan motor, kedua pelaku yang saat ini buron, tepergok oleh Sertu Bambang yang sehari-hari bertugas di Kodim 0820.

Bambang pun dibacok oleh kedua pelaku dan ditemukan tetangganya, termasuk H. Karyadi yang kemalingan, sudah bersimbah darah.

Ketua RT 03 RW 16 Andriono yang sempat membantu mengatakan, dirinya sempat menyaksikan Sertu Bambang mengejar pelaku. "Kemudian berlangsung perkelahian antara Pak Bambang dengan pelaku yang nyetir motor Vario putih. Kejadiannya berlangsung cepat, tahu-tahu Pak Bambang dibacok tangan dan perutnya, lalu tergeletak bersimbah darah. Istri saya saat itu juga menelpon tetangga. Trus (situasi) ramai," ujarnya.

H. Karyadi, menurut Andriono, baru mengetahui motornya dicuri setelah ada ramai-ramai dan teriakan maling dari warga lain. Mereka pun mendapati Sertu Bambang sudah tergeletak di gang dan motor Kawasaki Ninja milik keponakan H. Karyadi digeletakkan begitu saja.

"Saat itu H. Karyadi berinisiatif membawa Sertu Bambang ke RS (Dharma) Husada. Tapi sudah tidak tertolong," pungkasnya.

Sementara itu, pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini. Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Nanang Fendi Dwi Susanto menyebut, pihaknya sudah melakukan identifikasi dan olah TKP. Barang bukti sebilah celurit dan sejumlah barang yang diduga milik pelaku juga sudah disita. (ang/hvn)


Share to