Dishub Jember Cek Kelayakan 26 Bus Jelang Mudik Lebaran 2026

Dwi Sugesti Megamuslimah
Dwi Sugesti Megamuslimah

Thursday, 12 Mar 2026 18:44 WIB

Dishub Jember Cek Kelayakan 26 Bus Jelang Mudik Lebaran 2026

CEK: Dishub Jember saat melakukan ramp check di Terminal Tawang Alun.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Dinas Perhubungan (Dishub) Jember mulai memeriksa kelayakan kendaraan angkutan umum menjelang arus mudik Lebaran 2026. Pemeriksaan menyeluruh atau ramp check itu dilakukan di Terminal Tawang Alun untuk memastikan armada yang membawa pemudik benar-benar aman digunakan.

Kepala Dishub Jember, Gatot Triyono mengatakan pemeriksaan dilakukan bersama sejumlah instansi. Di antaranya kepolisian, Dinas Kesehatan, Jasa Raharja hingga Satpol PP.

Menurut Gatot, langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kecelakaan selama musim mudik. “Tujuannya memastikan kendaraan yang beroperasi untuk angkutan Lebaran ini benar-benar layak jalan. Jadi keselamatan dan keamanan penumpang bisa terjamin,” ujarnya, Kamis (12/3/2026) sore.

Pemeriksaan tidak hanya menyasar satu jenis armada. Dishub mengecek berbagai kendaraan yang biasa digunakan masyarakat saat mudik. Mulai dari bus angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP), antarkota antarprovinsi (AKAP), hingga bus pariwisata.

Petugas mengecek sejumlah komponen penting kendaraan. Di antaranya sistem pengereman, lampu, hingga kondisi teknis lain yang berkaitan langsung dengan keselamatan perjalanan. “Semua kita cek. Mulai dari pengereman, lampu, sampai kelayakan teknis kendaraan,” katanya.

Jika ditemukan kendaraan yang tidak memenuhi standar kelayakan, Dishub tidak akan mengizinkannya beroperasi selama masa mudik. Armada tersebut akan diminta menjalani uji kendaraan ulang terlebih dahulu. “Kalau tidak layak, pasti kita keluarkan dari terminal. Mereka harus uji ulang di pengujian kendaraan,” tegasnya.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan di Terminal Tawang Alun, Dishub mencatat ada sekitar 26 kendaraan yang menjalani ramp check. Armada tersebut terdiri dari berbagai operator bus. Termasuk bus milik Perum Damri dan sejumlah perusahaan otobus lainnya.

Dari jumlah itu, terdapat lima bus pariwisata yang juga ikut diperiksa. Selain itu, dua bus reguler yang biasa melayani penumpang juga ikut menjalani pengecekan.

Dishub memastikan pemeriksaan kendaraan akan terus dilakukan menjelang puncak arus mudik. "Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman," katanya. (dsm/why)


Share to