Diterjang Puting Beliung, Puluhan Rumah Rusak

Hilal Lahan Amrullah
Hilal Lahan Amrullah

Friday, 13 Dec 2019 06:27 WIB

Diterjang Puting Beliung, Puluhan Rumah Rusak

KORBAN: Amukan angin puting beliung memporak-porandakan sejumlah rumah.

PAKUNIRAN, TADATODAYS.COM - Cuaca ekstrem berupa angin kencang menerpa sejumlah daerah di Kabupaten Probolinggo, pada Rabu (11/12), pukul 14.30. Dari kejadian tersebut, puluhan bangunan berupa rumah, dapur, sekolah, musollah, hingga warung warga mengalami kerusakan. Dari pantauan di lokasi bencana, di Dusun Kaburan RT 04 RW 02, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, sejumlah akses jalan tertutup usai terjadi pohon tumbang. Bahkan satu orang mengalami luka ringan, yaitu Aryono, 60, warga desa setempat.

Pohon tumbang juga menutup akses jalan di Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Sedangkan di Desa Gerongan, Kecamatan Maronsatu rumah milik Hikmatul Istiqomah tertimpa pohon timbang."Atap rusak ringan, nilai kerusakan Rp 500 ribu - Rp 1 juta," terang Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Probolinggo, Anggit Hermanuadi.

Adapun angin kencang juga merusak atap rumah warga, Juhari dan Asin, di Desa Gading Wetan, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. Masing ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta. Sedangkan pohon tumbang di Desa Condong, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo juga merusak atap rumah milik Sari, warga setempat dengan kerugian sebsar Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta. "Tidak ada korban jiwa," jelasnya.

Sementara pohon tumbang juga terjadi di Desa Brabe dan Desa Maron Wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Sedangkan pohon tumbang di Dusun Pekalen, Desa Maron Kidul,  dan Desa Satreyan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, mengakibatkan akses jalan setempat tertutup. Bahkan pohon tumbang di Desa Suko, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo menimpa warung bakso milik Nawardi, hingga roboh.

Pohon tumbang di Dusun Petongan, Desa Racek, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo juga menimpa atap rumah warga, madrasah, musolla, pendok pesantren, dan jaringan kabel listrik PLN. Akibatnya korban merugi hingga Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta. Diantara korban adalah Sawi, Sunanjar, dan musollah milik Aryadi, serta madrasah milik Lukman, dan pondok pesantren Sirojut Tholibin.

Sedangkan angin kencang yang terjadi di Dusun Guding, Desa Wedusan, Kecamatan Tiris, merusak sejumlah rumah warga. Diantaranya yaitu rumah milik Mukerto, Sucip, Sakim, Sumari alias Misnari, Cipto, Samiran, Tahe, dan Ariyanto. "Kita proses assesment, warga dan forkopimka membersihkan dan memperbaiki kerusakan," jelasnya.

Parahnya, pohon tumbang di Desa Ranon, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo menimpa dua unit dapur warga desa setempat. Yaitu dapur milik Muhammad Amib dan Umar. Sedikitnya korban menderita kerugian sebesar Rp 1 juta hingga Rp 10 juta. (hla/hvn)


Share to