Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2020-08-13 19:46:17

Enam Pejabat Eselon 2 Pemkab Probolinggo, Dimutasi

JAGA JARAK: Sejumlah pejabat yang melaksanakan sumpah jabatan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Probolinggo datang dengan menjalankan protokol kesehatan dan jaga jarak.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari melakukan penyegaran di lingkungan Pemkab Probolinggo. Sedikitnya, ada 26 pejabat dimutasi, Kamis (13/8/2020) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Probolinggo.

26 orang itu terdiri dari enam pejabat eselon 2 dan 20 pejabat eselon 3. Mereka diambil sumpahnya di hadapan Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari dan Wakil Bupati Probolinggo, Timbul Prihanjoko, dan angota DPRD Probolinggo yang diwakili ketua fraksi Nasdem, Sugianto. "Dimana ada yang menempati eselon 2 bergeser, ada juga yang naik. Eselon 3 ada yang baru. Ini adalah sebuah tuntutan organisasi," terang Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari.

Baca Juga : Kemendagri Beri Nilai Tinggi untuk Penyelanggaraan Pemerintahan di Kabupaten Probolinggo

Sementara dari hasil asesmen tiga organisasi perangkat daerah, hanya Dinas Kependudukan, dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) yang masih dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt). Pasalnya sesuai dengan aturan dan ketentuan, pengisian pejabat di Dispendukcapil tersebut harus seizin Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). "Karena Dispendukcapil berada di kewenangan Kemendagri. Kebetulan sudah kami naikkan, menunggu dari Kemendagri. Begitu izin dari Kemendagri turun, segera akan kami lantik," jelasnya.

Baca Juga : Pemkab Probolinggo Bakal Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Sementara kekosongan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Probolinggo, sekretaris dinas ditetapkan sebagai pelaksan tugas (Plt). "Sambil kami menunggu asesmen jabatan tingkat utama," terangnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo saat ini dijabat oleh Fathur Rozi. Sedangkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Probolinggo ditempati Ahmad Aruman, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dijabat oleh Dwijoko Nurjayadi.

Sementara Ahmad Hasyim Asy'ari menempati jabatan sebagai asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo. Mahbub Junaidi sebagai Asisten Administrasi Umum, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo. Abdul Halim menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Kabupaten Probolinggo.

Sedangkan eselon tiga terdiri dari Muhammad Ridwan yang baru menjabat sebagai Camat Paiton. Ponirin sebagai Camat Kraksaan, Doddy Kurniawan sebagai Camat Krejengan, Saniwar sebagai Camat Bantaran dan Rochim sebagai Camat Kuripan. Juga Edi Sunyoto sebagai Camat Sumber, Maryoto sebagai Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Probolinggo, Rahmat Widiarto sebagai Camat Sukapura, Taufik Alami sebagai Sekretaris Disperindag dan Hari Cahyono sebagai Camat Gading. Sementara Sekretaris Dispendik dijabat Edi Karyawan dan Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian dijabat Ir Yulisetianingsih.

Bupati Tantri memerintahkan kepada para pejabat eselon 2 dan eselon 3 yang telah diambil sumpah jabatannya untuk betul-betul menjaga prestasi dan kebaikan-kebaikan sistem yang telah dirintis dan dipelihara oleh pejabat sebelumnya. "Jika ada kekurangan tutupi. Jika ada ketidaksempurnaan, ajak semua sistem yang ada di unit organisasi, itu untuk bersama-sama berjalan on the track," tegas Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari.

Bupati dua periode tersebut dalam sambutannya menyatakan banyak pekerjaan rumah yang perlu ditangani. "Mulai dari penanganan covid-19, saya ingatkan bahwa camat, ini orangtuanya seluruh masyarakat sekecamatan itu. Utamanya kepala desa," ujarnya.

Pihaknya juga berpesan untuk penanganan PKK, Tantri meminta camat melibatkan istri masing-masing. Supaya PKK dapat berjalan dengan baik. Pasalnya hari ini dan kedepannya, pemerintah desa juga sedang menyusun RAPBD 2024. "Segera lakukan silaturrahim keliling, jangan kepala desanya diundang ke kecamatan. Keliling ke semua desa, itu pasti akan beda, dari pada bila kepala desanya diundang ke kecamatan. Insya Allah dengan sentuhan hati dengan niatan yang baik, itu pasti akan beda. Semakin kita turun kebawah, semakin kita low profile, insya Allah itu yang menyentuh hati siapa pun. Insya Allah kalau hati yang disentuh, apapun yang kita inginkan, tentunya kepentingan pemerintah daerah, insya Allah akan all out dibantu oleh siapapun," harapnya. (hla/hvn)