Enam Titik Akses Haul Mbah Hamid Dijaga, 1.000 Personel Disiagakan

Amal Taufik
Friday, 21 Aug 2026 14:12 WIB

PENGAMANAN: Personel pengamanan Polres Pasuruan Kota.
PASURUAN, TADATODAYS.COM - Enam titik akses menuju kawasan Haul ke-45 KH Abdul Hamid bin Abdullah bin Umar atau Mbah Hamid akan dijaga ketat mulai Jumat (21/08/2026) sore. Penyekatan dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan arus jamaah yang mulai memasuki Kota Pasuruan.
Pengamanan tersebut menjadi bagian dari persiapan aparat menyambut puncak haul yang digelar di kawasan Ponpes Salafiyah Pasuruan, Sabtu (22/08/2026). Sebanyak 1.000 personel gabungan bakal diterjunkan pada hari puncak.
Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaedi mengatakan, personel tersebut tidak hanya ditempatkan di sekitar lokasi utama. Petugas juga disebar di jalur kedatangan jamaah, kawasan parkir hingga sejumlah ruas yang menjadi titik pengaturan lalu lintas.
“Untuk puncak haul, ada total 1.000 personel gabungan. Mereka akan ditempatkan di titik-titik yang sudah ditentukan, mulai dari lokasi inti, jalur jamaah, pengaturan lalu lintas, hingga kawasan parkir,” kata Junaedi, Kamis (20/08/2026).
Enam titik yang menjadi lokasi penyekatan yakni Simpang 3 Sumatra-Wahid Hasyim, Simpang 3 Sumatra-KH Abdul Hamid, Simpang 3 Ladju, Simpang 4 PLN Lama, Simpang 3 Tasya, dan Simpang 4 Penjara.

Sementara sehari sebelum puncak haul, 940 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan rangkaian kegiatan Jumat. Apel gelar pasukan dijadwalkan digelar pada Jumat sore.
Personel gabungan itu melibatkan Polres Pasuruan Kota, polres samping, Kodim 0819, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, BPBD, Senkom, serta Banser.
Pengamanan di kawasan haul juga dibagi dalam beberapa ring. Sejumlah area akan disterilkan dari kendaraan, sedangkan jamaah diarahkan menuju kantong-kantong parkir yang telah disiapkan di sejumlah ruas jalan dan fasilitas publik.
Antisipasi kondisi darurat juga dilakukan. Enam ambulans dan dua unit pemadam kebakaran disiagakan selama kegiatan berlangsung.
Junaedi meminta jamaah tidak memaksakan diri menerobos pengaturan yang telah dibuat petugas. Jamaah juga diminta mengikuti petunjuk jalur masuk, lokasi parkir dan rekayasa lalu lintas agar kepadatan dapat dikendalikan. “Dengan begitu, pelaksanaan haul bisa berlangsung aman, tertib, dan nyaman,” katanya. (pik/why)

Share to
 (lp).jpg)
