Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2020-11-30 19:30:41

HUT Korpri ke-49, Sekda Berpesan untuk Tetap Lakukan Protokol Kesehatan

PEMENANG: Setelah upacara Sekda Kabupaten Probolinggo, Soeparwiyono menyerahkan hadiah bagi peserta lomba senam sehat.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Sejumlah pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mengikuti upacara di Halaman Mall Pelayanan Publik (MPP). Upacara ini diselenggarakan untuk memperingati HUT ke-49 Korpri, Hari Guru Nasional dan Hari Kesehatan Nasional yang jatuh di tanggal yang berdekatan.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Dringu, Kabupaten Probolinggo, pada Senin (30/11/2020) pagi itu, Sekda Kabupaten Probolinggo, Soeparwiyono bertindak sebagai inspektur upacara. Sebagai pemimpin upacara adalah Camat Sumberasih, Wiwid Suryaningsih.

Baca Juga : Kabupaten Probolinggo Tidak Terapkan PPKM

Upacara ini diikuti peserta dalam jumlah terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan. Mulai social distancing, pemakaian masker dan face shield. “Ibu Bupati, dan Wakil Bupati mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus dan anggota Korpri Kabupaten Probolinggo, insan guru, pengajar, pendidik, dan insan kesehatan. Baik tim medis, maupun jajaran tenaga kesehatan yang lain. Sekali lagi kami ucapkan selamat, semoga kita diberikan kemudahan dalam melaksanakan segala aktifitas sesuai fungsi masing-masing,” terang Sekda Kabupaten Probolinggo yang juga Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Probolinggo, Soeparwiyono.

Baca Juga : Rapid Test Antigen di Pasar Semampir, Satu Orang Positif

Adapun tema HUT ke-49 Korpri tahun 2020 adalah Korpri Berkontribusi, Melayani, dan Mempersatukan Bangsa. Korpri diharapkan menjadi pemersatu bangsa dan negara Republik Indonesia. “Korpri memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya kepada masyarakat, merekatkan dan menjaga persatuan bangsa dan negara Indonesia,” ungkapnya.

JAGA JARAK: Upacara yang dilaksanakan di halaman depan Mall Pelayanan Publik di Dringu, Kabupaten Probolinggo ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Seperti pembatasan peserta, jaga jarak dan wajib memakai masker serta cuci tangan.

Mantan inspektur di Inspektorat Kabupaten Probolinggo, itu berharap dan menghimbau masyarakat tetap melakukan protokol kesehatan. Yaitu memakai masker, cuci tangan, dan menjaga jarak. “Ini Penting sekali. Karena setiap hari data positif covid-19 terus bertambah. Kita tidak tahu prediksi pandemi covid-19 berakhir sampai kapan. Termasuk nanti adanya vaksin dari pusat, nanti kapan, itu belum tahu. Mudah-mudahan di awal tahun atau akhir tahun sesuai harapan Presiden RI, masyarakat dapat terlindungi dari virus covid-19 ini,” tegasnya.

Sementara pesan Bupati Probolinggo melalui Sekda Kabupaten Probolinggo dalam perinagatan hari guru nasional 2020 agar dunia pendidikan di Kabupaten Proolinggo bisa bangkit dan merdeka belajar. Pasalnya dunia pendidikan ini yang terdampak langsung pandemi covid-19. “Akibatnya sekolah pun sementara harus tutup. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh stake holder di bidang pendidikan, bahu membahu bergotong royong dengan hati yang tulus mengatasi kompleksitas situasi yang tidak terbayangkan sebelumnya,” jelasnya.

Pihaknya mengajak seluruh anggota PGRI dan tenaga kependidikan di Kabupaten Proboligggo agar menjadikan pandemi covid-19, ini sebagai laboratorium untuk menempa mental pantang menyerah, dan mengembangkan budaya inovasi. “Untuk mendukung akselerasi penataan ulang siatem pembelajaran, sehingga menghasilkan SDM unggul,” jelasnya.

Kepada tenaga kesehatan dan seluruh profesi kesehatan yang menjadi pejuang garda depan pandemi covid-19, ia mengucapkan terimakasihnya. “Oleh karenanya saya mengajak masyarakat untuk melakukan budaya hidup sehat di masa pandemi covid 19, dan tidak menyerah dalam menjaga kesehatan diri,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Sekda menyerahkan hadiah bagi pemenang lomba senam sehat HUT Korpri Challenge. Juara I diraih oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan, disusul Dinas PM-PTSP dan Kecamatan Tongas. (hla/hvn/*)