Ingin Tekan Pengangguran, Pemkot Pasuruan Bangun Ruang Kreatif Pemuda

Amal Taufik
Amal Taufik

Tuesday, 16 Dec 2025 17:15 WIB

Ingin Tekan Pengangguran, Pemkot Pasuruan Bangun Ruang Kreatif Pemuda

RUMAH KREATIF: Bangunan yang akan dijadikan ruang kreatif pemuda di Jalan KH Mansyur.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Pemkot Pasuduan mulai menyiapkan langkah konkret untuk menekan angka pengangguran, khususnya di kalangan anak muda. Salah satunya dengan menghadirkan ruang kreatif yang ditujukan sebagai wadah pengembangan minat, bakat, dan keterampilan pemuda.

Ruang kreatif tersebut disiapkan sebagai tempat berkegiatan yang tidak hanya berorientasi pada aktivitas seremonial, tetapi juga mendorong produktivitas dan kemandirian pemuda. Pemkot berharap keberadaan fasilitas ini mampu menjadi ruang tumbuh bagi ide-ide kreatif sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat, mengungkapkan ruang kreatif tersebut berlokasi di Jalan KH Mansyur, Kelurahan Tembokrejo, Kecamatan Purworejo, tepat di samping Rumah Hebat Disabilitas. "Namanya Ruang Muda Tumbuh Kreatif. Ini memang kami siapkan khusus untuk pemuda,” kata Kokoh, Selasa (16/12/2025).

Menurutnya, sasaran utama program ini adalah karang taruna serta pemuda secara umum di Kota Pasuruan. Di dalam ruang kreatif tersebut, pemuda akan difasilitasi untuk mengembangkan keterampilan, menyalurkan kreativitas, sekaligus membangun jejaring kolaborasi.

Berbagai kegiatan direncanakan akan digelar secara rutin. Setiap bulan, akan ada pelatihan yang disesuaikan dengan minat dan kebutuhan pemuda, mulai dari penguatan keterampilan, pengembangan ide usaha, hingga aktivitas kreatif di bidang seni dan budaya.

Selain pelatihan, Ruang Muda Tumbuh Kreatif juga diarahkan menjadi pusat kolaborasi. Pemuda didorong untuk membuat kegiatan bersama, termasuk di sektor ekonomi kreatif, agar ide-ide yang muncul tidak berhenti di konsep, tetapi bisa dikembangkan menjadi peluang usaha.

Kokoh menyebut proses rehab bangunan yang akan difungsikan sebagai ruang kreatif tersebut telah rampung. Saat ini, pemerintah tinggal melengkapi sarana dan prasarana penunjang agar kegiatan dapat berjalan optimal.

“Targetnya awal tahun 2026 sudah bisa digunakan. Nanti di sana ada pelatihan tiap bulan, media-media kreatif seperti podcast dan lain-lain. Harapan kami fasilitas ini benar-benar dimanfaatkan, supaya pemuda tidak menambah angka pengangguran,” katanya. (pik/why)


Share to