Ledakan Diduga Bom Saat Tarawih di Masjid Jember, Satu Orang Terluka

Dwi Sugesti Megamuslimah
Dwi Sugesti Megamuslimah

Tuesday, 17 Mar 2026 04:51 WIB

Ledakan Diduga Bom Saat Tarawih di Masjid Jember, Satu Orang Terluka

LEDAKAN: Suasana Masjid Raya Pesona Patrang usai ledakan diduga bom terjadi.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Suasana salat tarawih di Masjid Raya Pesona Regency, Patrang, Kabupaten Jember, Senin (16/3/2026) malam mendadak panik. Terjadi ledakan keras yang diduga berasal dari bom di area tempat wudu masjid tersebut. Satu orang dilaporkan terluka.

Ledakan tersebut terjadi saat jamaah sedang melaksanakan salat tarawih. Ketua Takmir Masjid Raya Pesona Patrang Ahmad Fadin mengatakan dirinya tidak berada di lokasi ketika peristiwa itu terjadi.

Informasi yang ia dapatkan berasal dari jamaah yang menjadi saksi. “Saya sendiri tidak ada di sini saat kejadian. Informasi yang saya terima dari jamaah yang sedang salat tarawih,” ujarnya.

Menurut kesaksian jamaah, suara ledakan terdengar sangat keras hingga terdengar sampai ke kampung sekitar masjid. “Katanya sampai ke kampung juga terdengar. Bahkan masjid di depan juga dengar,” kata Fadin.

Ledakan disebut terjadi di area tempat wudu laki-laki. Dampaknya, sejumlah bagian bangunan masjid mengalami kerusakan. "Yang rusak itu plafon, etalase, buku-buku, termasuk juga roster,” jelasnya.

Selain kerusakan bangunan, seorang jamaah dilaporkan sempat dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) karena mengalami gangguan pendengaran akibat kerasnya suara ledakan. “Saya dengar ada satu orang masuk UGD karena gangguan pendengaran,” tambahnya.

Fadin juga menyebut sumber ledakan diduga berasal dari sebuah lemari yang berada di sekitar lokasi. Lemari tersebut disebut sudah lama tidak digunakan. “Ada lemari yang memang terlantar, tidak dipakai. Isinya apa kami juga kurang paham,” ujarnya.

Selama Ramadan, kata Fadin, masjid tersebut aktif menggelar berbagai kegiatan ibadah hampir sepanjang hari. “Masjid ini 24 jam beroperasi selama Ramadan. Ada salat malam, sahur bersama, buka bersama, dan kegiatan lain,” katanya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Jember AKP Angga Riatma mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab ledakan yang diduga bom tersebut. “Kita mendapatkan informasi terkait adanya ledakan di Masjid Raya Pesona Patrang. Saat ini kami masih melakukan penyidikan,” ujarnya Selasa (17/3/2026) dini hari.

Polisi telah menetapkan lokasi kejadian sebagai status quo dan mengimbau masyarakat untuk tidak mendekat ke area ledakan demi alasan keselamatan. “Posisi saat ini kita lakukan status quo dan menghimbau masyarakat untuk tidak mendekat ke lokasi,” kata Angga.

Rencananya, tim kepolisian akan melakukan sterilisasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan dengan melibatkan tim penjinak bahan peledak (Jibom). “Besok siang kita akan melakukan sterilisasi dan berkoordinasi dengan Jibom,” jelasnya.

Terkait penyebab pasti ledakan, polisi belum dapat menyimpulkan karena proses penyelidikan masih berlangsung. “Dugaan sementara belum bisa kita simpulkan karena masih awal. Kita belum melakukan olah TKP lanjutan,” tegas Angga.

Akibat peristiwa tersebut, aktivitas ibadah di Masjid Raya Pesona Patrang untuk sementara waktu dihentikan hingga proses sterilisasi selesai dilakukan aparat kepolisian. (dsm/why)


Share to