Polda Jatim Olah TKP Ledakan di Masjid Jember, Duga Lemari Besi di Lantai Dua sebagai Titik Awal

Dwi Sugesti Megamuslimah
Tuesday, 17 Mar 2026 16:48 WIB

TKP: Olah TKP yang dilakukan Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana dan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim di Masjid Pesona Raya, Perumahan Pesona Regency Jember.
JEMBER, TADATODAYS.COM - Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana dan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) di Masjid Pesona Raya, Perumahan Pesona Regency Jember, Selasa (17/3/2026) siang. Ini dilakukan untuk menguak peristiwa ledakan diduga bom yang terjadi saat shalat tarawih di masjid tersebut pada Senin (16/3/2026) malam.
Berdasarkan pantauan tadatodays.com, olah TKP dilakukan secara intensif dengan pengamanan ketat di sekitar lokasi. Garis polisi masih terpasang. Sedangkan petugas fokus mengumpulkan barang bukti yang diduga berkaitan dengan sumber ledakan.
Kapolda Jatim Irjen Pol. Nanang Avianto mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, saat warga tengah melaksanakan salat tarawih di dalam masjid. Suasana sempat tegang usai terdengar ledakan dari area dalam bangunan.
“Setelah kejadian, anggota langsung datang ke TKP. Saya juga sudah perintahkan tim dari Polda Jatim, termasuk Brimob, Jibom, Labfor, hingga Densus 88 untuk melakukan back up penyelidikan,” ujarnya.
Hasil penyelidikan awal, polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Meski demikian, penyelidikan tetap dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan penyebab pasti ledakan.
Petugas telah melakukan serangkaian langkah, mulai dari sterilisasi lokasi, olah TKP, hingga pemeriksaan saksi-saksi di sekitar kejadian. Koordinasi dengan pihak setempat, termasuk RT/RW, juga dilakukan untuk memperkuat pengamanan wilayah.
“Beberapa barang bukti sudah kami kumpulkan, namun saat ini masih dalam proses pemeriksaan oleh Labfor. Nanti pembuktian ilmiah yang akan menjawab apa sebenarnya penyebab ledakan ini,” tegasnya.

Kapolda juga mengungkapkan bahwa titik ledakan diduga berada di lantai dua masjid. Di lokasi tersebut ditemukan sebuah lemari besi yang disebut sebagai titik awal ledakan. Namun, jenis bahan yang memicu ledakan masih belum dapat dipastikan.
Selain itu, rekaman CCTV di sekitar lokasi juga tengah dianalisis guna membantu mengungkap kronologi kejadian secara lebih detail.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu-isu liar yang belum tentu kebenarannya. Situasi, kata dia, saat ini dalam kendali aparat.
“Kami pastikan situasi sudah kami kendalikan. Masyarakat diimbau tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. Kami akan terus hadir untuk menjamin keamanan, apalagi ini menjelang arus mudik lebaran,” katanya.
Terkait aktivitas ibadah di masjid, polisi memastikan akan segera membuka kembali area tersebut setelah proses olah TKP dinyatakan selesai. Namun, kepolisian menegaskan tidak ingin terburu-buru agar proses penyelidikan berjalan akurat.
Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih dalam tahap pendalaman. Polisi berjanji akan menyampaikan perkembangan terbaru setelah hasil penyelidikan lebih lanjut diperoleh. (dsm/why)


Share to
 (lp).jpg)