Luapan Tiga Sungai Picu Banjir di Kota Pasuruan, Ratusan KK Terdampak

Amal Taufik
Wednesday, 22 Apr 2026 05:11 WIB

BANJIR: Kondisi banjir di wilayah Karangketug Pasuruan.
PASURUAN, TADATODAYS.COM - Banjir melanda sejumlah wilayah di Kota Pasuruan setelah tiga sungai utama, yakni Sungai Welang, Sungai Gembong, dan Sungai Petung, meluap. Peristiwa ini terjadi sejak Selasa (21/4/2026).
Genangan muncul secara bertahap sejak sore hingga malam hari. Sungai Welang lebih dulu meluap sekitar pukul 17.05 WIB, disusul Sungai Gembong pukul 18.10 WIB, dan Sungai Petung sekitar pukul 20.00 WIB. Di beberapa titik, ketinggian air bahkan mencapai lebih dari satu meter.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Pasuruan Alyasa Akbar menjelaskan bahwa banjir dipicu hujan berintensitas tinggi di wilayah hulu yang berlangsung cukup lama. “Curah hujan tinggi menyebabkan volume air sungai meningkat dan melampaui kapasitas. Selain itu, aliran juga membawa sampah dan rumpun bambu yang memperparah luapan,” ujarnya.
Dampak paling luas terjadi akibat luapan Sungai Gembong yang menggenangi wilayah Kecamatan Purworejo dan Panggungrejo. Di Kelurahan Kebonsari, ketinggian air mencapai 50 hingga 100 sentimeter dan berdampak pada ratusan jiwa.

Sementara itu, luapan Sungai Welang merendam wilayah Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo, dengan ketinggian air hingga 110 sentimeter di beberapa titik. Sedangkan di Bugul Kidul, luapan Sungai Petung sempat menggenangi ruas Jalan Ir. H. Juanda dengan ketinggian sekitar 20 sentimeter.
Secara keseluruhan, ratusan kepala keluarga terdampak banjir yang tersebar di sejumlah kelurahan. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini.
BPBD Kota Pasuruan bersama sejumlah instansi langsung melakukan penanganan di lapangan, mulai dari asesmen, evakuasi warga, hingga distribusi bantuan logistik. “Kami juga melakukan pembersihan sampah di titik rawan, pengalihan arus lalu lintas, serta pembersihan lumpur pascabanjir,” tambah Alyasa.
Sejumlah armada dikerahkan, termasuk kendaraan rescue, ambulans, dan dukungan pemadam kebakaran untuk mempercepat penanganan. BPBD memastikan pemantauan terus dilakukan mengingat potensi hujan masih ada. “Kami tetap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan,” katanya. (pik/why)
.jpg)


Share to
 (lp).jpg)



