Satu Desa di Pasuruan Masih Terendam Banjir, Tanggul 15 Meter Jebol

Amal Taufik
Amal Taufik

Wednesday, 22 Apr 2026 16:46 WIB

Satu Desa di Pasuruan Masih Terendam Banjir, Tanggul 15 Meter Jebol

JEBOL: Tanggul di aliran Sungai Welang yang jebol diterjang banjir.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Situasi banjir yang sempat meluas di wilayah Pasuruan kini berangsur membaik. Sejumlah titik yang sebelumnya terendam sudah kembali kering, meski genangan masih bertahan di sebagian kawasan.

Wilayah yang masih terdampak berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton. Hingga Rabu (22/04/2026), air belum sepenuhnya surut di beberapa dusun di desa tersebut.

Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menjelaskan genangan tersisa di empat dusun, dengan kondisi yang berbeda-beda. “Ketinggian air saat ini berkisar antara 10 hingga 50 sentimeter. Paling tinggi ada di Dusun Batokan, sementara dusun lain sudah mulai menurun,” ujarnya.

Meski demikian, jalur utama di kawasan tersebut sudah bisa dilalui kendaraan. Aktivitas lalu lintas perlahan kembali normal setelah sebelumnya sempat terganggu.

Berbeda dengan kondisi di Kabupaten Pasuruan, wilayah Kota Pasuruan kini relatif aman dari genangan. Air yang sempat menggenangi kawasan Karangketug sudah surut, menyisakan sedikit genangan di beberapa ruas jalan.

Sugeng mengungkapkan, selain dipicu hujan deras, meluasnya banjir juga dipengaruhi kerusakan tanggul di aliran Sungai Welang. “Di wilayah Pohjentrek ada tanggul yang jebol, panjangnya sekitar 15 meter. Itu yang mempercepat air masuk ke permukiman,” jelasnya.

Struktur tanggul yang rusak tersebut memiliki tinggi sekitar satu hingga dua meter. Jebolnya bagian ini membuat debit air tidak terkendali dan melimpas ke area pemukiman warga.

Saat ini, BPBD tengah menyiapkan langkah lanjutan dengan melibatkan instansi teknis untuk penanganan tanggul. “Kami sudah komunikasi dengan Dinas SDA Provinsi untuk penanganan lebih lanjut,” tambahnya.

Sebelumnya, banjir sempat merendam beberapa desa di Kecamatan Kraton dan Pohjentrek. Sejumlah wilayah seperti Sidogiri, Klampisrejo, Tambakrejo, hingga Sukorejo terdampak cukup luas.

luapan Sungai Gembong yang menggenangi wilayah Kecamatan Purworejo dan Panggungrejo. Di Kelurahan Kebonsari, ketinggian air mencapai 50 hingga 100 sentimeter dan berdampak pada ratusan jiwa.

Sementara itu, luapan Sungai Welang merendam wilayah Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo, dengan ketinggian air hingga 110 sentimeter di beberapa titik. Sedangkan di Bugul Kidul, luapan Sungai Petung sempat menggenangi ruas Jalan Ir. H. Juanda dengan ketinggian sekitar 20 sentimeter.

Akibat banjir ini, secara keseluruhan, ratusan kepala keluarga terdampak banjir yang tersebar di sejumlah kelurahan. (pik/why)


Share to