Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-07-18 13:11:59

Mencuri Motor Petani, Warga Lumajang Dihajar Massa

TKP: Warga berkumpul di lokasi motor korban saat diparkir. Warga setempat langsung menghajar kedua pelaku asal Lumajang, lalu diamankan anggota Polsek Banyuanyar. (foto: istimewa)

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Dua orang waga Kecamatan Lumajang berhasil diamankan warga usai melakukan pencurian motor, di pinggir jalan masuk Desa Liprak Kulon, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo. Kasus itu terjadi pada Sabtu (17/7/2021) sekira pukul 15.00 WIB.

Keduanya adalah Dul, warga Desa Ranubedali, dan Ardi, Warga Desa Alun-alun, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang. Motor itu milik Samsul, warga Desa Liprak Kulon.

Baca Juga : Diteriaki Hendak Dibunuh, Pelaku Curanmor Menyerah dan Keluar dari Persembunyian

Informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula saat Samsul hendak menyiram tanaman semangka miliknya di sawah setempat. Dengan mengendarai motornya, ia berangkat dari rumah menuju sawah bersama dengan istri dan anaknya.

Baca Juga : Motor Guru SD di Kecamatan Kanigaran Dimaling

Sesampai di lokasi, Samsul memarkir motornya di pinggir jalan. Sementara ia berjalan kaki ke sawah yang tak jauh dari tempat parkir mototnya. Namun saat masih nyiram tanaman, ia mendengar suara kenalpot motornya.

Ia pun mencoba melihat ke arah kendaraannya. Ternyata, sepeda motor Honda Beat warna hitam miliknya itu sudah dibawa oleh dua orang tak dikenal.

Samsul mengejarnya sambil berteriak maling. Sontak teriakan itu mengundang warga sekitar untuk mengejar dua pelaku asal Lumajang itu.

Dul dan Ardi yang lari ke arah selatan, langsung panik dan tak sengaja menabrak rel lori yang membentang jalan. Karena alami kerusakan pasca menabrak rel, motor tersebut ditinggalkan oleh pelaku di pinggir jalan.

Pelaku yang melarikan diri ke arah sungai langsung dikejar warga dan berhasil mengamankannya. Pelaku pun babak belur.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polsek Banyuanyar, Aipda Andri Okta. Saat dikonfirmasi via whatsapp, ia menerangkan kalau pihaknya datang tepat waktu. "Massa yang geram bisa dikendalikan," kata Andri.

Dengan sigap pihaknya langsung membawa pelaku ke Rumah Sakit Umum (RSU) Wonolangan Dringu, untuk diobati lukanya terutama di bagian kepala. "Itu diamankan sekitar 500 meter dari lokasi pencurian," katanya, Minggu (18/7).

Saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada kedua pelaku. (zr/don)