Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-04-08 21:18:17

Menunggu Hasil Autopsi, Bos Penembak Senapan Ditahan di Mapolres Probolinggo

AUTOPSI: Jenazah Idam Khalik telah diautopsi oleh Tim Labfor Polda Jawa Timur pada Kamis (7/4). Namun hingga Jumat (8/4), hasil autopsi belum keluar.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Kasus meninggalnya Idam Khalik yang tertembak senapan angin milik bosnya, Daud Patriono Imanuel, 50, warga Sumbersari, Kabupaten Jember, kini penanganannya diambil alih Polres Probolinggo. Sebelumnya, peristiwa yang terjadi pada Kamis (7/4/2022) di Desa Gerongan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, itu ditangani Polsek Maron.

Sampai saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur. Namun pelaku yang sebelumnya diamankan di Mapolsek Maron, kini sudah dipindshkan ke Mapolres Probolinggo.

Baca Juga : Pemuda Paiton Jadi Korban Tewas Tabrak Lari

Kasat Reskrim Polres Probolinggo, AKP Rahmad Ridho Satri mengatakan bahwa pemeriksaan Labfor ini guna menyelidiki penyebab kematian korban. Tim forensik dari Polda Jawa Timur sudah selesai melakukan autopsi terhadap jasad korban, Kamis (7/4) malam, di kamar jenazah RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Selanjutnya, korban langsung dibawa oleh keluarga untuk segera dimakamkan. Sedangkan Polres Probolinggo masih menunggu hasil autopsi. "Perkembangan dan lain-lainnya akan kami sampaikan nanti saat rilis," katanya, Jumat (8/4/2022).

Baca Juga : Pemuda Rogojampi Tewas Terlindas Truk di Kalipuro

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pria bernama Idam Kholik, 30, warga Dusun Rondukuning Rt 07 Rw 04, Desa Bulang, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, tertembak senapan angin milik juragannya bernama Daud Patriono Immanuel, 50, warga Desa Wirolegi Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (7/4/2022) sekitar pukul 12.45 WIB, di Dusun Sukun, Desa Gerongan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo.

Kronologinya, saat itu, pelaku sedang melakukan latihan menembak di area pesawahan dengan cara menempelkan sasaran berupa kardus yang ditempelkan ke pohon kelapa. Jarak sasaran dengan posisi penembakan sekitar 60 meter.

Setelah berulang kali mengenai sasaran, tiba-tiba tembakan itu mengenai dada kanan korban yang saat itu berada di dekat pohon kelapa.

Sebelumnya, Daud meminta korban untuk memperbaiki bidik sasaran tersebut. Namun nahas, saat memperbaiki itu, korban yang belum sempat menghindar jauh dari sasaran terkena tembakan.

Korban segera dilarikan ke Puskesmas Maron. Namun sayang nyawanya tak tertolong. Alhasil, dengan menggunakan mobil ambulans korban dibawa ke kamar jenazah RSUD Waluyo Jati Kraksaan untuk diautopsi. Sedangkan pelaku diamankan di Mapolsek Maron, lalu dipindahkan ke Mapolres Probolinggo. (zr/don)