Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-02-13 18:20:22

Modus Minta Pulsa, Penipu Catut Kades Alasnyiur Kabupaten Probolinggo

WASPADA: Pemilik akun facebook Abdul Bahar mengunggah potongan foto berisi percakapannya dengan penipu yang mencatut nama Kades Alasnyiur Hasan Basri.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Modus penipuan dengan mencatut nama pejabat masih sering terjadi. Terbaru, nama Kades Alasnyiur, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo Hasan Basri, dijadikan dalih penipu untuk minta pulsa.

Kasus tersebut diunggah akun facebook bernama Abdul Bahar. Dalam akun tersebut, ia menggunggah beberapa potongan foto berisi percakapan via WhatsApp dengan nomor yang mengaku sebagai Hasan Basri.

Baca Juga : Puluhan Wartawan di Kabupaten Probolinggo Divaksin Sinovac

Untuk meyakinkan korbannya, nomor 081367426808 milik pelaku memajang foto sang kades bersama istri.Dalam percakapan itu, pelaku meminta diisikan pulsa Rp 100 ribu ke nomor 081373043663. Karena percaya, Abdul Bahar menuruti permintaan pelaku.

Baca Juga : Gadaikan Mobil yang Disewanya, Perempuan asal Paiton Diamankan

Tak berhenti sampai di situ, pelaku kembali meminta diisikan pulsa Rp 200 ribu ke nomor yang digunakannya. Lagi-lagi, korban menuruti perintah pelaku. Ternyata, belakangan korban menyadari jika ia telah ditipu.

“Pagi-pagi sudah bersedekah. Hati-hati semuanya jika ada yang minta pulsa, akun bodong mengatasnamakan Kepala Desa Alasnyiur. Tunggu saja pembalasannya bagi yang melakukan,” tulisnya dalam status facebook yang diunggah, Sabtu (13/02/2021).

Sementara itu, Kades Alasnyiur Hasan Basri pada tadatodays.com mengaku sudah mengetahui kejadian tersebut. Ia juga memastikan kalau nomor tersebut bukan miliknya. “Kalau kronologinya saya tidak tahu pasti, saya dengar saja. Menurut informasi sudah mengisi pulsanya Rp 100 ribu,” terangnya.

Kanitreskrim Polsek Besuk Aipda Mochamad Imam mengatakan, pihaknya tidak menerima laporan terkait kasus tersebut. “Tidak ada laporan,” tandasnya.

Diketahui, akun WhatsApp tersebut juga menyasar korban lainnya. Hal itu diungkapkan akun facebook bernama Umi, yang kemudian diteruskan ke group facebook Pusat Informasi Probolinggo. Bahkan duit yang diminta Rp 2 juta. Beruntung calon korban tidak tertipu.

“Hati-hati lur dengan nomer ini. Dia meminta transfer uang 2jt ke bapak saya, yang punya nomer ini mengaku jadi pak kades Alasnyiur. Minta transfer uang 2 juta untungnya belum ditransfer, keponakan kepala desanya bilang kalau itu bukan pak Tenggi (Kades, Red) soalnya tetangga yang lain juga kenak tipu," tulisnya. (zr/sp)