Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2020-11-29 21:32:53

Motor Jemaah Masjid Agung Raudlatul Jannah Kota Probolinggo Dilibas Maling

HILANG: Penguman kehilangan motor milik Kun Izza yang dipsoting di media sosial. Motor itu hilang saat diparkir di dekat Masjid Raudlatul Jannah, Kota Probolinggo.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Sepeda motor milik salah seorang jemaah Masjid Agung Raudlatul Jannah Kota Probolingho, digasak maling saat pemiliknya tengah menunaikan ibadah salat Magrib. Peristiwa di masjid yang berlokasi di Jl. KH. Agus Salim, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo tersebut terjadi pada Sabtu (28/11/2020), sekitar pukul 18.00. Sepeda yang raib itu diketahui sepeda matik Honda Beat N 5629 MD berwarna merah.

Security Masjid Agung Raudlatul Jannah, Moch. Hadori saat diwawancarai mengatakan bahwa lokasi kejadian berada di luar pagar masjid. Korban diketahui bernama Kun Izza, warga Perum Ipmomi, Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Dia memarkir di tepi jalan sejauh 10 meter dari gerbang masjid setempat. "Parkir di luar, di sebelah Utara menghadap ke barat, barat jalan. Jauh, dan tidak terjangkau CCTV. Kejadiannya pada magrib," terang Security Masjid Agung Raudlatul Jannah, Moch. Hadori.

Baca Juga : Temui Ayahnya, Motor Seharga Rp 12 Juta Dicuri

Menurutnya pada saat kejadian, kondisi jemaah banyak. Hal itu sudah lumrah, bahwa tiap solat Magrib jemaahnya membludak. Terutama pada Sabtu malam. Sedangkan petugas hanya ada satu orang untuk menjaga parkir. "Jemaahnya banyak. Selesai solat itu, jemaah keluar bersamaan. Kami tidak tahu mana yang punya sepeda motornya. Petugasnya hanya satu, cuma mengawasi saja bisanya," jelasnya.

Baca Juga : Giliran Motor Pengunjung Kafe di Maron Dimaling

Sementara peristiwa pencurian tersebut menurutnya baru terjadi pertama kali. Pihaknya pun berpesan bagi jemaah yang mau menunaikan ibadah dia masjid agung Raudlatul Jannah, diharap memarkir sepeda motor di dalam. "Kalau di luar rawan. Terutama solat Magrib, itu ramai, pas malam Minggu. Meskipun alun-alun tutup, orang-orang dalam perjalan rekreasi, itu solatnya di sini. Isya, duhur, asar, dan subuh aman, karena bisa parkir di dalam, jemaahnya tidak banyak," ungkapnya.

Adapun Kanit Reskrim Polsek Mayangan, Iptu Mugi mengatakan bahwa korban belum melapor ke Mapolsek Mayangan. Sedangkan korban, Kun Izza saat dikonfirmasi melalui media sosial mengaku dan membenarkan bahwa Sabtu malam melapor secara lisan terkait curanmor yang terjadi di Masjid Agung Kota Probolinggo. Dia belum bisa memastikan kapan akan melapor ke polisi. (hla/hvn)