Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2022-03-05 20:41:51

Motor Juru Masak Raib Digondol Maling, Tapi Enggan Lapor Polisi

KALI KEDUA: Radi Septiandani menunjukkan lokasi motor yang diparkir sebelum dibawa kabur pelaku.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di Kota Probolinggo. Kali ini menimpa Sunarti, 47, warga Jl. Barito RT 2/RW 3, Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok. Satu unit motor Honda Beat Nopol N 4057 QX raib digondol maling,  Jumat (5/3/2022) sekitar pukul 04.00 WIB.

Ironisnya, kejadian ini bukan pertama kali dialami korban. Pada 3 Januari 2022 lalu, motor Honda Vario Nopol N 3026 SN miliknya juga dicuri di Jl. Jambu Kelurahan/Kecamatan Kedopok. Saat itu, motornya dipakai putra sulungnya, Angga Kristian Hidayat.

Baca Juga : Ditinggal Andok Mie Dower, Motor Dicuri, Terekam CCTV

Ditemui di rumahnya sekitar pukul 13.00 WIB, Sunarti yang berprofesi sebagai juru masak di sebuah perusahaan lem di Jl. Brantas, Kelurahan Pilang ini, membenarkan kejadian tersebut. Aksi pencurian itu terekam Closed Circuit Television CCTV (CCTV) milik tetangganya. Pelaku yang mengendarai motor Yamaha Fiz R diketahui berjumlah dua orang.

Baca Juga : Bekuk Spesialis Pencurian dengan Sasaran Nasabah Bank

Sebelum melakukan aksinya, dua orang pelaku mengamati kondisi sekitar kawasan perumahan Barito Hill. Satu orang pelaku turun dari motor dan sempat merusak pagar rumah di depan kediaman korban. Tetapi, aksi tersebut gagal. Tak ingin pulang dengan tangan kosong, pelaku mengalihkan sasarannya ke rumah korban.

Pelaku kemudian merusak gembok dan membawa 1 dari 3 motor yang diparkir. “Kalau di CCTV, pelaku lari ke arah timur setalah mencuri,” katanya. Kejadian ini membuat korban mengalami kerugian Rp 17 juta. “Jika digabung dengan kerugian pencurian sebelumnya, total Rp 31 juta,” terangnya.

Namun, pihaknya enggan melaporkan kejadian kedua ini kepada pihak kepolisian. Alasannya, kasus curanmor pertama belum ada tindakan dari kepolisian. “Khawatir tak diurus lagi. Karena kemarin-kemarin belum direspons,” kata korban yang didampingi Radi Septiandani, 19, anaknya.

Sementara itu, Plt Kasi Humas Polres Probolinggo Kota Iptu Zainullah mengatakan, pihaknya tetap menindaklanjuti kejadian tersebut. Karena itu, ia menyarankan korban melapor. Polres Probolinggo Kota menurut Zainullah juga telah membentuk tim khusus untuk menelusuri dan menindak kasus-kasus terkait curanmor. (ang/sp)