Pantai Papuma–Watu Ulo Jember Resmi Terapkan One Gate System Per Januari 2026

Dwi Sugesti Megamuslimah
Dwi Sugesti Megamuslimah

Sabtu, 20 Dec 2025 18:55 WIB

Pantai Papuma–Watu Ulo Jember Resmi Terapkan One Gate System Per Januari 2026

PANTAI: Aktivitas pengunjung Pantai Papuma. (Dok: Kominfo Jember)

JEMBER, TADATODAYS.COM - Pemerintah Kabupaten Jember resmi menjalin kerja sama pengelolaan destinasi wisata Pantai Papuma dan Pantai Watu Ulo melalui penerapan one gate system. Kebijakan ini memungkinkan wisatawan mengunjungi dua destinasi unggulan tersebut hanya dengan satu tiket masuk.

Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan hasil perjuangan panjang lintas pihak, mulai dari Pemkab Jember, Perhutani hingga Palawi. Menurutnya, kesepakatan tersebut menjadi catatan sejarah baru dalam pengelolaan pariwisata Jember.

“Alhamdulillah, setelah bertahun-tahun rencana ini diupayakan, hari ini bisa terwujud. Ini akan menjadi destinasi wisata andalan Kabupaten Jember,” ujar Fawait, Jumat (19/12/2025) sore.

Ia menjelaskan, melalui sistem satu pintu tersebut, wisatawan tidak lagi dipungut biaya masuk terpisah seperti sebelumnya. Harga tiket ditetapkan sangat terjangkau, yakni sekitar Rp12.500 untuk dua destinasi sekaligus.

“Bayangkan, dua tempat wisata hanya Rp12.500. Ini bukan soal karcis atau PAD semata, tapi multiplier effect yang kita harapkan bagi masyarakat,” tegasnya.

Fawait menambahkan, penerapan one gate system direncanakan mulai diberlakukan pada 1 atau 2 Januari mendatang, setelah seluruh persiapan teknis rampung. Ia juga meminta masyarakat memaklumi jika di tahap awal masih terdapat kekurangan.

“Setiap kebijakan pasti ada evaluasi. Tapi komitmen kami jelas, wisata ini harus terjangkau dan terus kita benahi, termasuk soal infrastruktur seperti penerangan jalan,” imbuhnya.

Terpisah, Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, menyambut baik kerja sama pengelolaan Pantai Papuma dan Pantai Watu Ulo tersebut. Menurutnya, integrasi dua destinasi ini akan memberikan kemudahan sekaligus dampak ekonomi yang lebih luas.

“Selama ini Papuma dan Watu Ulo berdiri sendiri-sendiri. Dengan satu tiket untuk dua destinasi, masyarakat akan lebih mudah berkunjung dan keduanya bisa sama-sama terangkat,” katanya saat dikonfirmasi Sabtu (20/12/2025) siang.

Halim menekankan, hal terpenting dari kebijakan ini adalah dampak berantai bagi perekonomian lokal, mulai dari pelaku UMKM hingga sektor pendukung pariwisata lainnya. Ia juga mengingatkan pentingnya dukungan infrastruktur dan peningkatan layanan.

“Pemkab harus memastikan fasilitas dasar seperti toilet permanen yang layak, akses yang nyaman, serta pembagian tanggung jawab yang jelas antar pengelola sesuai MoU,” ujarnya.

Terkait rencana pembangunan pedestrian yang sempat diwacanakan sebelumnya, DPRD Jember berkomitmen untuk kembali mendiskusikannya bersama Dinas Pariwisata agar dapat direalisasikan sesuai skema yang tepat.

Dengan kerja sama ini, Pemkab Jember berharap pengelolaan Pantai Papuma dan Pantai Watu Ulo semakin terintegrasi, ramah wisatawan, serta mampu menjadi penggerak ekonomi daerah secara berkelanjutan. (dsm/why)


Share to