Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2020-11-05 21:51:15

Pasca Kebakaran Pasar Karangketug, Ini Langkah yang Diambil Pemkot Pasuruan

DIALOG: Pj Sekda Anom Surahno meninjau lokasi Pasar Karangketug. Pemkot menurutnya masih membahas tindaklanjut renovasi pasar dan relokasi pedagang.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Pemkot Pasuruan menyiapkan sejumlah langkah pasca terbakarnya Pasar Karangketug, Rabu (4/11/2020). Di antaranya merelokasi pedagang serta menyediakan tenda agar aktivitas jual beli tetap berlangsung.

Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Pasuruan Anom Surahno saat bertemu pedagang. Dalam pembahasan itu, para pedagang sementara waktu direlokasi di sisi timur pasar. Tak hanya itu, pemkot juga menjamin keamanan barang milik pedagang.

Baca Juga : Mangkrak, Bangunan Mal Poncol Pasuruan yang Rusak Rentan Ambrol

“Langkah Pemkot dari hasil pembahasan bersama pedagang, pertama kita akan relokasi menggunakan tenda-tenda Disperindag. Kedua tentang keamanan bedak yang terbakar, akan bersama-sama dengan petugas pasar dan pedagang dilakukan secara bergantian," terangnya.

Baca Juga : Lupa Matikan Kompor, Rumah di Probolinggo Terbakar

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat, Lucky Danardono Dinas Perdagangan (Disperindag) setempat melakukan kajian untuk rencana membangun kembali pasar yang kini tinggal puing tersebut pada 2021.

“Kita akan usulkan kembali sebagai skala prioritas. Tentu sebelum kita bangun kembali, para pedagang akan menempati tempat relokasi yang akan kita siapkan," katanya. Selain itu, Disperindag juga mengupayakan Bantuan Langsung Tunai kepada pedagang.

"Ya intinya Pemkot bagaimana nanti para pedagang dapat berjualan kembali. Untuk bantuan sosial kita upayakan sesuai mekanisme yang berlaku. Yang lainnya kita akan berjalan secara simultan," paparnya.

Sementara itu, menurut pedagang sembako dan makanan Nanik Hidayati, 52, membenarkan jika pemkot akan membangun tenda sementara. Termasuk soal bantuan sosial akibat dampak kebakaran. "Untuk keamanan, nanti akan dijadwal kelompok jaga setiap malam," katanya.

Berdasarkan data disperindag untuk pedagang yang menempati bedak di karangketug terdapat 82 bedak. Secara rinci, di sisi selatan ada 7 orang dari 10 bedak ukuran 2x2 meter. Los selatan 12 orang dari 12 bedak yang ukurannya bervariasi 1.5x 2 meter dan 2x2 meter. Kemudian terdapat 57 orang dari 60 los loak. (ang/sp)