Pasutri asal Kota Probolinggo Tertipu Puluhan Juta, Modus Layanan Kesehatan Presiden Prabowo

Alvi Warda
Alvi Warda

Friday, 23 Jan 2026 14:41 WIB

Pasutri asal Kota Probolinggo Tertipu Puluhan Juta, Modus Layanan Kesehatan Presiden Prabowo

KORBAN: Polisi saat mendatangi kediaman Sairozi di Gang Pendekar, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo. (Foto: Istimewa)

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Kasus penipuan dengan modus terapi kesehatan menimpa pasangan Sairozi dan istrinya. Warga Gang Pendekar, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo ini kehilangan perhiasan emas 20 gram dan uang tunai Rp 7 juta, Kamis (22/1/2026) pagi.

Penipuan dengan modus terapi kesehatan ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Pelaku mendatangi rumah korban dan mengaku sebagai petugas dari pemerintahan. Mereka berdalih sedang menjalankan program pemeriksaan kesehatan dari Presiden Prabowo sebagai persyaratan kenaikan jabatan.

Saat berada di dalam rumah, pelaku melakukan tindakan pemijatan atau pemeriksaan kesehatan kepada kedua korban. Ketika korban dalam kondisi lengah saat proses terapi tersebut, pelaku mengambil barang-barang berharga milik korban dan langsung meninggalkan lokasi.

Sairozi menolak dimintai keterangan wawancara saat didatangi di kediamannya. Ia mengaku telah melapor ke kepolisian. "Tanya polisi saja, kami sudah laporan," katanya, Jumat (23/1/2026) siang.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Zaenal Arifin saat dikonfirmasi mengatakn pihaknya telah menerima laporan terkait kasus dugaan penipuan atau hipnotis ini. "Kemarin laporan korban baru masuk dan sudah kami tindak lanjuti. Saat ini kasus dalam proses penyelidikan," ujarnya melalui pesan singkat.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang sedang berada di rumah sendirian atau memiliki orang tua lanjut usia. "Pastikan untuk tidak menerima tamu yang tidak dikenal ke dalam rumah, meskipun mereka mengaku sebagai petugas kesehatan atau instansi pemerintah tanpa disertai surat tugas resmi," tutur AKP Zaenal Arifin. (alv/why)


Share to