Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-04-17 16:41:23

Pencuri Motor Dikejar Polisi dan Warga, Dilumpuhkan dengan Timah Panas

DIGAGALKAN: Pelaku Sahid (kiri) tak mampu berdiri setelah pahanya ditembak oleh anggota Polsek Tiris. Sementara Roni, yang dikabarkan keponakan Sahid itu mendapat bogem dari warga yang ikut melakukan pengejaran saat keduanya mencuri motor NMax milik warga Desa/Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Minggu (17/4/2022). (foto: istimewa)

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Polsek Tiris berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku pencurian motor di wilayah Kecamatan Tiris pada Minggu (17/4/2022). Keduanya adalah Roni, 28, warga Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, dan Sahid, 33, warga Desa Segaran, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo.

Kapolsek Tiris Iptu Agus Supriyanto, melalui Kanit Reskrimnya Ali Yunus mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Korbannya adalah Niso, 34, warga Rt 12 Rw 04 Dusun Timur, Desa Tiris, Kecamatan Tiris.

Baca Juga : Ditinggal Andok Mie Dower, Motor Dicuri, Terekam CCTV

Dikabarkan, kedua pelaku datang ke TKP dengan berjalan kaki dari rumah pelaku Roni di Desa Segaran. Beredar kabar bahwa Roni merupakan keponakan Sahid.

Baca Juga : Bantu 3 Aksi Curanmor di Puskesmas Gending, Juru Parkir Ditangkap Polisi

Sementara sebelum kejadian, korban mendengar suara gaduh dari teras rumahnya saat ia selesai makan sahur. Korban yang mencurigai suara tersebut langsung mengecek keluar rumahnya. Ia pun kaget saat melihat dua orang pelaku sudah membawa motor Yamaha N Max dengan nopol S 6632 OBK miliknya itu, yang sebelumnya diparkir di teras rumahnya.

Niso langsung berteriak meminta pertolongan kepada warga. "Tetangga yang mendengar langsung membantu (mengejar pelaku)," katanya, saat dikonfirmasi pada Minggu siangnya.

Pengejaran itupun membuahkan hasil. Salah satu pelaku yang diketahui bernama Roni, berhasil diamankan. Warga yang kesal langsung membogem pelaku. Sementara warga lainnya kemudian melapor ke Polsek Tiris.

Dari laporan itu anggota Polsek Tiris kemudian mengamankan pelalu Ronio. Selanjutnya, polisi memburu salah satu pelaku lainnya yang melarikan diri yang diketahui bernama Sahid.

Saat dikejar petugas itulah, Sahid diperingatkan untuk menyerahkan diri. Namun peringatan itu tidak digubris, bahkan melakukan perlawanan saat hendak ditangkap. "Terpaksa dilumpuhkan dengan senjata api," ujarnya.

Nah, di saat Sahid sudah dilumpuhkan dengan timah panas, warga yang ikut melakukan pengejaran langsung menghajarnya. Pelaku yang juga warga Tiris itupun mengalami lebam dan luka robek di kepalanya. Sedangkan timah panas dari kepolisian mengenai bagian paha.

Kedua pelaku selanjutnya diamankan ke Mapolsek Tiris. Untuk mengobati luka yang dialami kedua pelaku, polisi membawa keduanya ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

Selain mengamankan pelaku, kepolisian juga mengamankan motor yang dicuri pelaku, serta kunci T yang digunakan saat merusak kontak motor korban. (zr/don)