Penertiban Trotoar di Sekitar Stasiun Pasuruan Diwarnai Protes, Pedagang Banting Galon

Amal Taufik
Tuesday, 06 Jan 2026 17:43 WIB

EMOSI: Pedagang emosi saat petugas Satpol PP mulai memindahkan barang dagangan.
PASURUAN, TADATODAYS.COM – Satpol PP Kota Pasuruan melanjutkan operasi penertiban PKL yang berjualan di trotoar, Selasa (6/1/2026). Kali ini Satpol PP menyisir wilayah sekitar Stasiun Pasuruan.
Aksi penertiban tersebut mendapat perlawanan verbal dari sepasang suami istri pedagang. Emosi keduanya memuncak ketika petugas mulai mengangkut perlengkapan dagangan. Mereka meneriaki petugas hingga menarik perhatian pengguna jalan.
Pedagang buah, minuman, dan makanan ringan itu beradu argumen dengan petugas. Sang istri bahkan sempat mendorong personel Satpol PP sebagai bentuk sikap protesnya. Sedangkan sang suami meluapkan kekesalan dengan membanting galon air mineral.
Meski situasi sempat tegang, petugas tetap melanjutkan penertiban. Satpol PP menyebut langkah tersebut bukan tindakan mendadak, melainkan tindak lanjut dari peringatan yang telah berulang kali disampaikan kepada para PKL agar tidak berjualan di atas trotoar.

Kasatpol PP Kota Pasuruan Basuki mengatakan pihaknya memahami reaksi emosional pedagang. Namun, ia menegaskan penertiban tetap harus dilakukan demi mengembalikan fungsi trotoar sebagai fasilitas pejalan kaki.
“Kami memahami emosi pedagang, tapi aturan tetap harus ditegakkan. Penertiban ini kami lakukan dengan pendekatan humanis, bahkan barang dagangan juga kami bantu memindahkannya,” ujarnya.
Basuki menambahkan, penataan PKL akan terus dilakukan secara bertahap di berbagai titik Kota Pasuruan. Pemerintah daerah saat ini tengah fokus memperbaiki keteraturan, kebersihan, dan estetika ruang publik.
Sehari sebelumnya, Satpol PP juga melakukan penertiban terhadap belasan tenda dan gerobak PKL di kawasan Pelabuhan Pasuruan, serta menertibkan area akses masuk Pasar Besar Pasuruan yang kerap dipenuhi pedagang. “Penertiban ini bukan untuk mematikan usaha warga, tetapi agar ruang publik bisa digunakan sesuai peruntukannya dan tetap tertib,” kata Basuki. (pik/why)


Share to
 (lp).jpg)

