PP Kahyangan Siapkan Agrowisata-Eduwisata Berbasis Integrated Farming

Dwi Sugesti Megamuslimah
Tuesday, 07 Jul 2026 17:06 WIB

Direktur Produksi PP Kahyangan Jember Nyoman Aribowo
JEMBER, TADATODAYS.COM - Perumda Perkebunan (PP) Kahyangan Jember tengah menyiapkan pengembangan kawasan agrowisata yang dipadukan dengan konsep eduwisata berbasis integrated farming. Melalui konsep tersebut, pengunjung tidak hanya diajak menikmati panorama alam perkebunan, tetapi juga belajar mengenai sistem pertanian dan peternakan yang terintegrasi.
Direktur Produksi PP Kahyangan Jember, Nyoman Aribowo, mengatakan pengembangan kawasan wisata itu merupakan bagian dari upaya mendukung sektor pariwisata sekaligus memperkenalkan potensi perkebunan yang dimiliki perusahaan daerah.
"Kita tidak hanya membuat agrowisata, tetapi juga eduwisata. Jadi orang datang bukan hanya untuk berwisata, tetapi juga belajar," ujarnya Selasa (7/7/2026) siang.
Menurut Nyoman, kawasan perkebunan PP Kahyangan memiliki potensi alam yang cukup lengkap untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata. Selain hamparan kebun kopi, kawasan tersebut juga memiliki sungai, area terbuka, hingga air terjun yang disebut sebagai salah satu yang tertinggi di Jember.
Potensi tersebut akan dipadukan dengan pengembangan peternakan, seperti sapi perah, sehingga pengunjung dapat melihat secara langsung konsep integrated farming system yang menghubungkan sektor pertanian, peternakan, dan wisata dalam satu kawasan.
"Nanti ada pertanian, peternakan, ditambah wisatanya. Orang bisa melihat bagaimana sistem pertanian terpadu dijalankan di sini," katanya.

Nyoman menjelaskan, konsep eduwisata tersebut juga menyasar kalangan pelajar. Sekolah-sekolah di Jember maupun daerah lain diharapkan dapat memanfaatkan kawasan perkebunan sebagai lokasi pembelajaran di luar kelas.
Menurutnya, siswa tidak hanya dikenalkan pada budidaya kopi, tetapi juga proses pengelolaan pertanian terpadu hingga pengembangan peternakan.
"Anak-anak sekolah nanti kita harapkan bisa datang ke sini untuk belajar sambil berwisata. Mereka bisa melihat langsung bagaimana budidaya kopi, pertanian, sampai peternakan berjalan dalam satu sistem," ujarnya.
Ia menambahkan, pengembangan kawasan wisata tersebut juga sejalan dengan harapan Pemerintah Kabupaten Jember untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah.
Dengan memanfaatkan potensi alam yang dimiliki perkebunan, PP Kahyangan berharap kawasan tersebut tidak hanya menjadi destinasi rekreasi, tetapi juga pusat edukasi pertanian yang mampu memberikan pengalaman belajar langsung kepada masyarakat. (dsm/why)
.jpg)


Share to
 (lp).jpg)