Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-06-16 15:21:31

Proyek Pengurugan Tanah Bikin Makam dan Sawah Tergenangi Air

DAMPAK LINGKUNGAN: Ketua RW setempat menunjukkan genangan air di area sawah, akibat proyek tanah urug tempat ia berdiri.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Sejumlah warga RT/RW 3 Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo mengeluhkan adanya proyek pengurugan tanah di Jl. Lingkar Utara, Kelurahan Sukabumi. Akibat proyek itu, aliran air sungai setempat jadi terhambat dan menggenangi area makam dan persawahan.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua RW setempat bernama Sudarsono bersama warga lainnya, Rabu (16/6/2021). Sudarsono menyampaikan, proyek yang tidak diketahui siapa pelaksana dan pemiliknya ini telah menganggu aliran sungai.

Baca Juga : Pemenang Tender MK RSUD Baru Dimenangkan Rekanan asal Manado

Menurutnya, aliran sungai yang seharusnya mengalir dengan lancar tiba-tiba terhenti dan meluap ke sawah dan makam karena proyek pengurugan. Bahkan, proyek yang sudah dikerjakan ini tidak ada pemberitahuan atau izin dari pihaknya.

Baca Juga : Masih Banyak yang Buang Sampah di Sungai, DLH: Tidak Bertanggungjawab

Saat ini, saban hujan deras, air selalu menggenangi makam. "Jika tidak hujan, tanah makam yang akan digali mengeluarkan air," katanya saat menunjukkan lokasi urugan.

Oleh karena itu, Sudarsono yang tidak mengetahui kapan proyek dimulai itu, meminta agar proyek pengurugan tanah dapat dihentikan dan berharap ada solusi yang akan dilakukan pelaksana proyek.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan, dan Permukiman (PUPR-Perkim), Agus Hartadi mengatakan, pihaknya akan meninjau proyek pengurugan tanah apakah memiliki izin mendirikan bangunan atau tidak. Jika ada kesalahan, ia akan memberikan peringatan ke salah satu pelaksana proyek. "Kita akan surati sampai 3 kalai jika itu ada kesalahan," ujar Agus. (ang/don)