Saksi Mata Ledakan Diduga Bom di Masjid Jember: Terjadi di Rakaat ke-16, Sumber dari Ruang Wudu

Dwi Sugesti Megamuslimah
Tuesday, 17 Mar 2026 16:50 WIB

SAKSI: Teguh Muharjono, saksi mata kejadian ledakan diduga bom di Masjid Pesona Raya, Perumahan Pesona Regency Jember.
JEMBER, TADATODAYS.COM - Detik-detik ledakan diduga bom saat salat tarawih di Masjid Pesona Patrang, Senin (16/3/2026) malam, masih membekas di ingatan jamaah. Salah satunya adalah Teguh Muharjono.
Teguh berada hanya beberapa saf di belakang imam saat peristiwa itu terjadi. “Waktu itu lagi salat tarawih, sudah masuk rakaat ke-16. Tiba-tiba langsung meledak,” ujar Teguh saat ditemui, Selasa (17/3/2026) sore.
Ia mengaku berada di barisan ketiga dari imam. Saat ledakan terdengar, jemaah sempat terhenti sejenak. Namun, salat tetap dilanjutkan hingga rakaat terakhir. “Langsung berhenti sebentar, terus dilanjut. Tinggal satu rakaat,” katanya.
Menurut Teguh, sumber ledakan berasal dari area ruang wudu di sisi masjid. Ledakan itu juga memicu kepanikan, terutama bagi jamaah yang berada di luar bangunan. “Yang kena itu di luar semua. Sumbernya dari ruang wudu,” ungkapnya.
Menurut keterangan Teguh, di dalam masjid jumlah jamaah diperkirakan memenuhi dua saf. Sedangkan di luar ada sekitar enam orang. Meski sempat buyar, situasi tidak berlangsung lama karena jemaah berusaha tetap tenang.

Teguh menyebut, sebelum kejadian tidak ada tanda-tanda mencurigakan. Aktivitas di sekitar masjid berlangsung seperti biasa. “Enggak ada apa-apa sebelumnya, normal saja,” ujarnya.
Ledakan diduga berasal dari sebuah lemari besi yang biasa digunakan untuk menyimpan sarung di area wudu. Namun, Teguh mengaku tidak mengetahui pasti penyebabnya. “Itu lemari tempat sarung. Terbuat dari besi. Biasanya memang dipakai di situ,” katanya.
Warga sempat menduga suara tersebut berasal dari petasan. Namun, munculnya asap dari bagian plafon membuat dugaan itu diragukan. “Awalnya dikira mercon. Tapi asapnya keluar dari plafon, jadi ya enggak tahu juga,” imbuhnya.
Dalam peristiwa tersebut, satu orang dilaporkan mengalami luka saat sedang melaksanakan salat. Korban diperkirakan berusia sekitar 50 tahun.
Sementara, hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti ledakan yang terjadi di tengah ibadah tersebut. (dsm/why)


Share to
 (lp).jpg)