Muhammad Musleh


Wartawan Tadatodays.com | 2020-07-23 15:44:35

Satgas Covid-19 Sarankan Daging Kurban Langsung Dibagi ke Rumah-Rumah

HEWAN KURBAN: Petugas dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo melakukan pengawasan sekaligus pendataan produk hewan di Pasar Banyuanyar, Rabu (22/7/2020).

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo meminta petugas penyembelih hewan kurban untuk tetap menggunakan protokol kesehatan. Salah satunya harus memakai masker, face shield, sarung tangan dan jaga jarak.

Juru Bicara Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto mengatakan, bahwa penyembelihan hewan kurban tetap harus mematuhi protokol kesehatan. “Yang pasti kalau penyembelihan hewan kurban yang krusial itu jangan sampai selama proses penyembelihan, pemotongan hingga pembagian daging kurban melupakan physical distancing. Baik itu panitianya maupun sasarannya,” katanya.

Baca Juga : Operasi Masker di Kabupaten Probolinggo Tunggu Hakim dan Jaksa

Oleh karena itu jelas Anang, Ketua Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dalam hal ini Bupati Probolinggo mengharapkan agar masyarakat jangan sampai menunggu di tempat penyembelihan. “Lebih baik panitia itu menyerahkan langsung daging kurbannya ke rumah-rumah masyarakat penerima sehingga mereka tidak perlu bergerombol di lokasi penyembelihan,” terangnya.

Baca Juga : Kemendagri Beri Nilai Tinggi untuk Penyelanggaraan Pemerintahan di Kabupaten Probolinggo

Menurut Anang, kalau teknis penyembelihannya sendiri sudah disepakati bersama agar diatur sesuai dengan aturan yang ada oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Probolinggo. Yang terpenting agar selalu menghindari bergerombol pada proses penyembelihan maupun pembagian.

“Prinsipnya penyembelihan ini dilaksanakan di dalam maupun luar Rumah Potong Hewan (RPH). Di dalam RPH pun harapan dari Ibu Bupati agar dipotong, dibagi dan diantarkan satu per satu ke rumah masyarakat. Karena kebijakan dari Ibu Bupati jangan sampai mengumpulkan masyarakat pada saat penyembelihan maupun pembagian daging kurban,” pungkasnya. (*mm)