Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2020-11-27 22:11:09

Selidiki Komplotan Penggelapan 14 Mobil Rental, Semua Pelaku Perempuan

BARANG BUKTI: Polisi mengamankan seorang pelaku dan sejumlah mobil dalam kasus penggelapan mobil rental. Saat ini Polsek Semboro masih memburu 6 pelaku lainnya yang semuanya perempuan.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Polsek Semboro berhasil meringkus satu dari 7 anggota komplotan spesialis penggelapan mobil rental di Kabupaten Jember. Ironisnya, semua pelaku dalam kasus ini adalah perempuan.

Kapolsek Semboro Iptu Facthur Rahman mengatakan, kasus penggelapan tersebut bermula saat Umul Rohmatul Bariyah, 43, pemilik rental asal Desa Sidomekar, Kecamatan Semboro melaporkan kasus tersebut.

Baca Juga : Pilot Gadungan di Banyuwangi Tipu Korbannya hingga Jutaan Rupiah

“Pada mulanya kami mendapatkan laporan warga Semboro, bahwa ada penyewa mobil selama 2 bulan lebih tidak mengembalikan mobil," katanya Jumat (27/11/2020). Polisi pun melalukan pengusutan atas kasus yang dilaporkan warga Dusun Babatan tersebut.

Baca Juga : Mengaku Anggota Polsek, Penjual Nasi Goreng Dapat Order Fiktif 7 Bungkus Lewat WA

Setelah melakukan pengembangan, akhirnya pada 16 November 2020 pelaku atas nama Tentrem Dwi Haryati, 43, warga Dusun Gadingasari, Desa Gunungsari, Kecamatan Umbulsari berhasil diringkus. Polsek semboro berhasil menyita 14 unit mobil hasil penggelapan para tersangka.

"Setelah dilakukan pengembangan dari palaku, kami berhasil menyita 14 unit mobil hasil penggelapan," tuturnya. Terkait modus penggelapan, pelaku merental mobil pada Umul Rohmatul Bariyah melalui seorang perantara bernama Dadang Irawan, 40. Pria tersebut diketahui merupakan anggota TNI AD yang berdinas di Yon Armed 8 Jember.

Mobil disewa dengan perjanjian 10 hari sewa, dengan tarif Rp 300 ribu per hari. Selanjutnya para pelaku menggadaikan pada pihak ketiga tanpa sepangetahuan pemilik mobil.

Selain Umul Rohmatul Bariyah, korban lain adalah Siyanto, 42, warga Dusun Pucuan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember. Saat ini, kepolisian sektor semboro tengah memburu 6 pelaku lain yang masih buron.

"Kalau di wilayah hukum Semboro, kami hanya tinggal memburu 6 pelaku lain, dan semuanya perempuan," pungkasnya. (as/sp)