Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2020-08-19 21:55:33

Seluruh Camat dan Kepala OPD di Kabupaten Probolinggo Tes Swab

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menggelar tes swab massal bagi seluruh pejabatnya. Yaitu semua kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan seluruh camat termasuk Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo sendiri.

Tes swab dilakukan untuk antisipasi dini pencegahan penyebaran Covid-19 agar tidak semakin meluas. Khususnya di wilayah Kabupaten Probolinggo. Tes swab dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Probolinggo, Rabu (19/8/2020). "Pokoknya yang diswab semua eselon II sampai camat, ada 71 seluruhnya," terang Wakil Bupati Probolinggo, HA. Timbul Prihanjoko.

Baca Juga : Kemendagri Beri Nilai Tinggi untuk Penyelanggaraan Pemerintahan di Kabupaten Probolinggo

Wabup Timbuk mengatakan, pejabat di lingkungan pemkab merupakan pelayan publik. Karena itu rentan tertular. Melalui tes swab ini, dapat diketahui siapa saja yang terkena covid-19 dan siapa yang tidak.

Baca Juga : Pemkab Probolinggo Bakal Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Tes ini juga sebagai langkah antisipasi agar pelayanan publik di kabupaten setempat tidak terhambat. "Kalau misalkan hasilnya sehat semua, ya kami bersyukur. Namun jika sebaliknya, maka dapat segera dapat dilakukan pengobatan," jelasnya.

Sementara Bupati Probolinggo, Puput Tantrian Sari menyampaikan bahwa tes swab tersebut bukan privilese pejabat. Namun murni merupakan fasilitas jabatan sebagai pelayan publik yang terus bekerja dalam kondisi pandemi. "Ini cukup penting dan krusial bagi saya. Tentu yang pertama, kami sebagi prajurit-prajurit di depan tetap harus benar-benar memastikan diri bahwa kita dalam kondisi sehat. Yang kedua tentu dalam rangka upaya pencegahan dan pengendalian sebaran penyakit," ungkap Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari.

Ini juga mengingatkan bahwa kondisi pandemi Covid-19 di Kabupaten Probolinggo dalam kurun waktu dua minggu terakhir, ini tidak terlalu baik. "Karena ada beberapa kasus konfirmasi yang semakin menyebar dan semakin acak. Sehingga ini betu-betul harus menjadi perhatian," pungkasnya. (hla/hvn)