Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2020-09-27 21:24:01

Sempat Kejang, Pedagang di Pasar Kepatihan Jember Meninggal Mendadak

MENDADAK: Mayat Didik ditutup jarik, sebelum petugas rumah sakit datang dan mengevakuasinya ke RSD dr Soebandi, Jember. Didik mendadak jatuh pingsan lalu meninggal dunia di Pasar Kepatihan.

JEMBER-TADATODAYS.COM - Salah seorang pedagang di Pasar Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, tiba-tiba pingsan lalu meninggal dunia Minggu (27/9/2020).

Salah seorang saksi mata Rahmat, mengatakan kejadian meninggalnya pedagang tempe dan susu bernama Didik itu, terjadi sekitar pukul 05.30 WIB.

Baca Juga : Wings Air Hentikan Penerbangan di Bandara Notohadinegoro, Ini Penyebabnya

Saat itu, kondisi pasar tengah ramai-ramainya. Lantaran semua pedagang dan pembeli sudah mulai berdatangan. Tiba-tiba korban yang baru keluar dari dalam kamar mandi umum, jatuh. Lalu sempat kejang dan akhirnya meninggal dunia.

Baca Juga : Tinggal Tulang Belulang, Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Gunung Manggar

Sontak, warga yang melihat pun kaget. Namun karena dalam masa pandemi Covid-19, tidak ada satu orang pun yang berani menolong. Akhirnya seseorang memberanikan diri mendekati korban dan mencoba mengecek kedaan korban usia kejang. Saat diperiksa, denyut nadinya sudah tidak ada.

"Tadi dia sedang bukak lapak dagangannya di depan toko alat tulis itu. Terus ke kamar mandi. Keluar kamar mandi itu pingsan terus meninggal," kata Rahmat yang juga tukang parkir setempat.

Terpisah, Kapolsek Kaliwates Kompol Edy Sudarto membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya mengatakan saat itu kepolisian langsung datang ke lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal. Dari hasil pemeriksaan awal terdapat memar dibagian kepala. Diduga karena benturan, saat pingsan.

"Ada memar di kepala. Sepertinya karena benturan saat jatuh. Itu juga disaksikan banyak orang," kata dia.

Namun demikian, hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab pria berusia 61 tahun itu meninggal dunia. Untuk mengetahui penyebab kematian serta menunggu pihak keluarga kepolisian membawa jenazah ke kamar mayat RSD dr. Soebandi Jember untuk proses otopsi lanjutan.

"Selanjutnya kami langsung bawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan," pungkasnya. (as/hvn)