Seorang Anak Ditemukan Tewas Usai Terseret Banjir

Mochammad Angga
Mochammad Angga

Wednesday, 26 Feb 2020 21:38 WIB

Seorang Anak Ditemukan Tewas Usai Terseret Banjir

TERGENANG: Air menggenangi pemukiman penduduk di Desa Curahtulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo sebelum kian meninggi hingga mencapai dada orang dewasa. Insert: Almarhum HK, 12 yang tewas akibat banjir.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Banjir yang terjadi di Dusun Gunung Tugel, Desa Curahtulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo menelan satu korban jiwa. Seorang anak berusia 12 tahun, HK ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah terseret arus banjir yang melanda desanya.

Pada Rabu (26/2) Sungai Curahtulis tak mampu menampung debit air sehingga meluap. Luapan air sungai inilah yang kemudian menyebabkan banjir dan menciptakan arus deras di sekitar pemukiman penduduk. Bahkan ketinggian air mencapai dada orang dewasa.

Camat Tongas, Abdul Ghafur membenarkan kejadian itu. Menurutnya, HK adalah anak dari Saturan. "Anaknya sudah dibawa pulang oleh keluarga di rumah dengan mobil ambulans Puskesmas," ujarnya.

Keluarga Saturan sendiri, menurut Abdul Ghafur telah menerima anaknya meninggal dunia karena terseret banjir. Mereka lantas menolak jenazah HK divisum dengan menandatangani surat pernyataan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Anggit Hermanuadi telah menerjunkan TRC darurat bencana ke lokasi banjir. Perahu karet juga telah dikirim ke lokasi untuk antisipasi evakuasi warga.

"Kami sudah terjunkan perahu ke lokasi setelah mendapat laporan dari warga," ujarnya. (ang/hvn)


Share to