Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2021-11-08 13:09:52

Sidang Paripurna Nota Keuangan RAPBD 2022, Bupati Jember Sampaikan 7 Prioritas Pembangunan

JEMBER BANGKIT: Bupati Jember Hendy Siswanto, saat menyampaikan program 7 Prioritas Pembangunan. Hal itu disampaikan saat sidang paripurna dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan RAPBD 2022.

JEMBER, TADATODAYS.COM - DPRD Kabupaten Jember menggelar Sidang Paripurna Penyampaian Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RP-APBD) Kabupaten Jember tahun Anggaran 2022 di gedung DPRD Jember, Senin (8/11/2021) siang. Dalam paripurna itu, Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan bahwa fokus APBD tahun 2022 dengan tema “Percepatan Menuju Jember Bangkit” yang terbagi dalam 7 prioritas pembangunan.

Sidang paripurna tersebut diikuti oleh 10 anggota dewan secara langsung, dan 22 anggota dewan lainnya secara virtual.

Baca Juga : DPRD dan Pemkot Probolinggo Sahkan APBD 2022, F-NasDem: Inkonstitusional!

Hendy menyebutkan 7 prioritas pembangunan dalam R-APBD tahun 2022 diarahkan untuk memenuhi belanja wajib serta prioritas lainnya dalam rangka pemenuhan pelayanan dasar bagi masyarakat. "Untuk, pendidikan, kesehatan, infrastruktur atau sarana prasarana," ujarnya.

Baca Juga : Pemkab-DPRD Jember Tandatangani KUA-PPAS 2022, Asumsi Defisit Capai Setengah Triliun

Selanjutnya, kata Hendy, juga pada prioritas lainnya antara lain, bidang pertanian, perikanan, perhubungan, sosial, lingkungan hidup, pemberdayaan perempuan, perizinan dan investasi, ekonomi kreatif/kepariwisataan, SDM, peningkatan dan penumbuhan wirausaha baru baik IKM maupun UMKM serta Smart Government melalui iimplementasi SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) secara bertahap melalui OPD terkait.

Ketujuh prioritas tersebut adalah, pertama mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pada UMKM dan Pertanian. Kedua mendorong konektivitas antar wilayah untuk pemerataan pembangunan dan mengurangi kemiskinan. Ketiga, meningkatkan pembangunan Sumber Daya Manusia.

Kemudian, prioritas keempat yang juga telah dibahas secara intensif adalah mendorong pariwisata berbasis pada kearifan lokal dan kelestarian budaya. "Kita perbaiki wisata kita, nanti jalan-jalan bisa terkoneting dengan wisata kita. Kita juga ingin wisata nanti bisa satu tiket," katanya.

Kelima, memperkuat layanan Infrastruktur untuk mendorong perekonomian daerah. Keenam, menjaga keberlangsungan lingkungan dan meningkatkan ketahanan bencana daerah dan, membangun. Sementara prioritas ketujuh adalah tata kelola pemerintahan yang baik dan berbasis

teknologi.

Dalam sidang paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Agus Sofian tersebut, Hendy juga mengatakan bahwa pada APBD tahun 2022, pihaknya akan melanjutkan program tahun 2021 guna memberikan jaminan perlindungan kepada kelompok masyarakat yang rentan termasuk masyarakat miskin.

Program strategis lain di antaranya, penjaminan asuransi ketenagakerjaan masyarakat Nelayan sebanyak 5.000 orang, petani sebanyak 10.000 orang, RT/RW se Kabupaten Jember sebanyak 18.631 orang dengan rincian 16.528 orang lingkup desa dan sebanyak 2.103 orang kelurahan.

Program lanjutan 2021 lainya adalah pemberian fasilitasi program kolam keluarga sebanyak 1000 titik yang menyebar se Kabupaten Jember, percepatan penurunan stunting, pembangunan sanitasi MCK, pemberian bantuan sosial bagi kaum dhuafa dan miskin serta keluarga rentan lainnya yang terprogram, pemberian penghargaan/bantuan kepada guru ngaji maupun

program beasiswa. serta program prioritas peningkatan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan lainnya. (as/don)