Soal Pengangkatan PPPK BGN, Pemkot Probolinggo Belum Terima Pemberitahuan Resmi

Alvi Warda
Alvi Warda

Tuesday, 03 Feb 2026 16:34 WIB

Soal Pengangkatan PPPK BGN, Pemkot Probolinggo Belum Terima Pemberitahuan Resmi

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan bakal mengangkat kepala SPPG, ahli gizi dan akuntan, menjadi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Soal ini, Pemkot Probolinggo menyatakan belum menerima pemberitahuan ataupun surat edaran resmi dari pemerintah pusat.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Probolinggo Ratri Dian Sulistyawati. Ia menegaskan bahwa proses tersebut tidak melalui jalur daerah. "Setahu saya rekrutmen langsung oleh BGN," katanya saat dikonfirmasi, pada Selasa (3/2/2025) siang.

Ratri mengatakan tidak mendapatkan data terkait adanya personel yang lolos menjadi PPPK di Kota Probolinggo. “Tidak ada info ke BKPSDM mengenai siapa saja yang lolos menjadi PPPK,” ucapnya.

Sementara itu, komposisi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Probolinggo dipastikan mengalami penyusutan pada tahun 2025. Tercatat, sebanyak 115 ASN memasuki masa purnatugas atau pensiun, termasuk sejumlah pejabat strategis di level eselon.

Menurut Ratri, fenomena ratusan ASN yang pensiun setiap tahunnya merupakan hal yang lumrah, di mana mayoritas didominasi oleh tenaga fungsional. “Tahun 2025 ada 115 ASN yang pensiun. Mulai dari pejabat eselon II, III, maupun fungsional,” ujar Ratri.

Dari total 115 ASN tersebut, 14 orang di antaranya merupakan pejabat struktur eselon. Rinciannya, Eselon II ada 2 orang, Eselon III ada 4 orang dan Eselon IV ada 8 orang.

Dua orang dalam jabatan Eselon II tersebut diantaranya Ninik Ira Wibawati (mantan Sekretaris Daerah Kota Probolinggo) dan Wahono (Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip).

Alhasil, lanjut Ratri, untuk memenuhi tenaga yang berkurang Pemkot Probolinggo melakukan pengangkatan PPPK paruh waktu di tahun 2025. "“Sebenarnya ada 1.875 orang yang diangkat menjadi PPPK paruh waktu, namun empat orang di antaranya meninggal dunia,” tuturnya. (alv/why)


Share to