Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2022-07-11 17:12:03

Terduga Telah Diringkus, Kejari Jember Gelar Perkara Mark-up Obat RSD dr Soebandi

JEMBER, TADATODAYS.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember telah meringkus ID, terduga pelaku kasus dugaan mark up obat-obatan di RSD dr Soebandi Jember. Setelah diamankan di Banyuwangi beberapa pekan lalu, Senin (11/7/2022) Kejari Jember melakukan gelar perkara atas kasus ini. 

Informasi tersebut dibenarkan oleh Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember Soemarno saat dihubungi tadatodays.com melalui sambungan telepon, Senin siang. "Iya benar, tapi lengkapnya besok kami sampaikan," katanya.

Baca Juga : Pasien Perdana Bedah Jantung Terbuka Dibolehkan Pulang

Soemarno mengaku enggan menjelaskan lebih lengkap terkait gelar perkara terhadap terduga pelaku mark up obat-obatan di RSD dr Soebandi Jember. Pihaknya berjanji akan memberikan keterangan detail pada Selasa (12/7/2022).

Baca Juga : Pasien Perdana Bedah Jantung Terbuka Diperbolehkan Pulang

Soemarno meminta awak media untuk sabar menunggu informasi resmi dari Kejari Jember. "Kebijakan pimpinan, info ke publik satu pintu," katanya.

Diketahui, kasus dugaan mark up obat-obatan di RSD dr Soebandi mencuat ke publik pada akhir Februari 2022 lalu. Saat itu, Kejari Jember telah meminta keterangan sejumlah pihak, termasuk petinggi RSD dr Soebandi, yakni Wakil Direktur Bidang Prasarana Arief Setiyoargo.

Berdasarkan keterangan para pihak, terduga pelaku mengarah ke ID yang merupakan pegawai bidang administrasi farmasi. Selama ini ID bertugas untuk mencatat keluar masuk obat-obatan di RSD Soebandi.

Terkait modus korupsi sendiri dilakukan dengan cara melakukan mark up klaim obat-obatan ke BPJS Kesehatan. Kemudian, obat-obatan yang didapat dari klaim fiktif tersebut dijual pihak luar. Hasil penjualan mark-up yang dilakukan selama bertahun-tahun ditaksir mencapai angka miliaran rupiah. (as/why)