Bryan Bagus Bayu Pratama


Wartawan Tadatodays.com | 2022-05-22 16:21:36

Warga Talangsari Demo Menolak Pelepasan Lapangan Bola

DEMI BOLA: Warga Talangsari menggelar aksi demonstrasi menolak rencana pelepasan aset Pemkab Jember berupa lapangan sepak bola Talangsari kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN).

JEMBER, TADATODAYS.COM - Puluhan warga Talangsari, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Minggu (22/5/2022) menggelar aksi demonstrasi. Mereka menolak rencana pelepasan aset Pemkab Jember berupa lapangan sepak bola Talangsari kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Aksi demonstrasi itu dilangsungkan di depan Lapangan Talangsari. Massa aksi nampak melakukan orasi dan membentangkan poster protes. Selain itu, massa aksi meminta kepada DPRD Kabupaten Jember agar tidak menyetujui permintaan Pemkab Jember melakukan pelepasan asset tersebut.

Baca Juga : Jember Gurat Sejarah Baru, Juarai Sepak Bola Putra Porprov VII

Baiquni Purnomo, salah satu tokoh masyarakat Talangsari, mengatakan bahwa lapangan tersebut masih berfungsi bagi masyarakat untuk aktivitas olahraga. Terlebih lapangan tersebut menjadi sarana satu-satunya yang dimiliki warga untuk berolahraga. "Lapangan ini aktif sekali untuk kegiatan olahraga," ungkapnya.

Baca Juga : Adu Penalti Dramatis, Tim Ponpes Nurul Jadid Juarai Liga Santri Piala Kasad 2022

Menurutnya, alih fungsi lapangan olahraga ini tidak boleh dilakukan secara seenaknya sendiri. Harus seizin Kementerian Olahraga.

Pria yang sering disapa Gus Baiqun ini juga mempertanyakan jika nantinya lapangan tersebut sudah tiada dan tidak dapat dipergunakan masyarakat untuk melakukan aktifitas. "Bagaimana nasib dari anak-anak kita nantinya untuk melakukan berolahraga?" katanya.

Warga, menurut Gus Baiqun, juga mendorong DPRD memperjuangkan aspirasi rakyat.  “Kalau sampai ada fraksi DPRD Jember yang menyetujui (pelepasan aset, red), kami akan gembosi partainya,” katanya.

Selanjutnya, Gus Baiqun mendesak Bupati Jember Hendy Siswanto untuk membatalkan rencana tersebut. Dia meminta Bupati Hendy agar berpihak kepada rakyat kecil. (bp/why)