Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-04-16 19:23:51

36 Pejabat Struktural Pemkab Probolinggo Dimutasi

ROTASI: Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari, saat menyaksikan penandatanganan perwakilan pejabat yang dimutasi di Pendapa Kabupaten Probolinggo, Jumat (16/4) pagi. (foto: istimewa)

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Mutasi pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo kembali dilakukan. Kini 36 orang pejabat dirotasi, di antaranya 7 eselon II, 9 eselon III, 20 eselon IV, 4 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama juga dimutasi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari, di Pendapa Prasadja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo, Jumat (16/4/2021). Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko.

Baca Juga : Bupati Probolinggo Tinjau Pilkades Serentak 2021, Diapresiasi oleh Dirjen Bina Pemdes

Pejabat yang dimutasi itu yakni, Tutug Edi Utomo sebagai Kepala Inspektorat, Hudan Syarifuddin sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Doddy Nur Baskoro sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja, Heri Sulistyanto sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesra, serta Rachmad Waluyo sebagai Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga : Bupati Probolinggo Tinjau Pilkades Serentak 2021, Diapresiasi Dirjen Bina Pemdes

Dalam sambutannya, Bupati Tantri mengatakan mutasi merupakan sebuah hal yang biasa dalam memenuhi kebutuhan organisasi untuk terus bergerak dinamis. Tetapi yang terpenting baginya, ada sebuah semangat dan target yang harus dicapai bersama. “Bagaimana visi misi Bupati dan Wakil Bupati  dikawal dan melaksanakan itu dengan sebaik-baiknya," katanya dihadapan ASN yang dimutasi.

Menurut Tantri, saat ini Pemerintah Kabupaten Probolinggo sedang mengikhtiarkan adanya sebuah reformasi birokrasi di dalam tubuh Pemerintah Kabupaten Probolinggo, kenaikan SAKIP dan juga pembentukan zona integritas. “Kawal itu di masing-masing unit kerja," ujarnya.

Tantri menegaskan, manakala semangat itu secara serentak dilakukan oleh seluruh ASN Kabupaten Probolinggo, sudah tidak ada lagi ego sektoral, sudah tidak ada lagi kerja parsial, tetapi kerja atas dasar kolaborasi dan sinergi untuk mewujudkan tujuan bersama. “Saya titip pesan, segera beradaptasi di lingkungan yang baru,” katanya.

Selanjutnya, ia meminta setiap pejabat yang dimutasi memahami tugas dan fungsi dari apa yang dilakukan pejabat lama. Serta mengevaluasi dan terus melakukan perbaikan.

Oleh karena itu, bupati perempuan pertama di Kabupaten Probolinggo ini menegaskan bahwa pejabat yang baru dilantik ini memegang amanah dan tanggung jawab yang begitu besar. Ada target kinerja bahwa ada target secara keseluruhan berdasarkan visi misi yang harus dicapai bersama-sama. "Sehingga betul-betul disegani oleh masyarakat," ujarnya. (ang/don)