Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-03-14 22:35:45

Banjir Menerjang Krejengan, Akses Jalan Desa Terendam Hingga 1 Meter

BANJIR: Abdul Malik (kiri) beserta istri dan anaknya tidak bisa melihat kondisi rumah orang tuanya di Dusun Opo Opo Lor, Desa Opo Opo, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo. Pasalnya, jalan di desa tersebut tergenang banjir hingga 1 meter, Senin (14/3/2022) malam.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Banjir menerjang Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Senin (14/3/2022) malam. Banjir itu mengakibatkan akses jalan penghubung antar dusun di Desa Opo Opo tergenang hingga 1 meter. Warga pun terpaksa putar balik.

Dari pantauan tadatodays.com sekira pukul 21.00 WIB, sejumlah permukiman di Desa Opo Opo tergenang banjir akibat luapan sungai Rondoningo. Sebelum banjir melanda, wilayah Kabupaten Probolinggo diguyur hujan lebat.

Baca Juga : BMKG Banyuwangi Prediksi Banjir Rob Berlangsung Dua Hari

Beruntung banjir tersebut tidak sampai masuk ke rumah warga, dan hanya menggenangi halaman rumah. Akan tetapi, luapan air sungai itu membuat akses jalan di Dusun Opo Opo Lor tergenang hingga satu meter. Warga RT 02 RW 04 yang saat itu hendak menuju rumahnya tak bisa melewati jalan satu-satunya itu. Warga terpaksa menunggu hingga air surut.

Baca Juga : Banjir Rob Landa Tiga Kelurahan di Banyuwangi

Abdul Malik, adalah salah satu warga Desa Kamalkuning, Kecamatan Krejengan. Namun ia lahir di Desa Opo Opo. Senin malam itu, ia hendak ke rumah orang tuanya di Desa Opo Opo bersama istri dan anaknya mengendarai sepeda motor. Namun ia kaget saat sampai di jalan Dusun Opo Opo Lor yang tergenang banjir hingga 1 meter lebih. “Airnya sampai dada,” katanya.

Malik menuturkan, menurut warga Desa Opo Opo banjir mulai terjadi sejak maghrib. “Ini saya mau lihat keluarga, tapi tidak bisa karena banjir,” tuturnya.

Malik menyebutkan, hingga pukul 21.00 WIB warga Dusun Opo Opo Lor tidak bisa menuju dusun lain. Selain itu, warga juga tetap berjaga di rumahnya sampai banjir surut. “Ada sekitar 50 rumah yang terendam. Sebagian sudah masuk dapur,” katanya.

Sementara hingga berita ini ditulis pukul 22.00 WIB, BPBD Kabupaten Probolinggo masih melakukan assessment. Pasalnya, selain Kecamatan Krejengan, sebagian desa di Kecamatan Kraksaan juga diterjang banjir. (zr/don)