BPBD Jember Petakan Titik Rawan Bencana Saat Lebaran, Gumitir hingga Pantai Disiagakan

Dwi Sugesti Megamuslimah
Dwi Sugesti Megamuslimah

Wednesday, 18 Mar 2026 11:06 WIB

BPBD Jember Petakan Titik Rawan Bencana Saat Lebaran, Gumitir hingga Pantai Disiagakan

Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo

JEMBER, TADATODAYS.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember memetakan sejumlah titik rawan bencana selama arus mudik dan libur Lebaran. Jalur Gumitir hingga kawasan wisata pantai selatan menjadi perhatian utama.

Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo mengatakan, jalur Gumitir menjadi titik paling krusial karena rawan longsor dan pohon tumbang yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas. “Di Gumitir kami dirikan pos pantauan bencana terpadu di kawasan Watukudang. Di sana disiagakan TRC bersama relawan untuk antisipasi longsor dan pohon tumbang,” ujarnya Selasa (17/3/2026) sore.

Sedikitnya empat kelompok relawan dilibatkan untuk memperkuat pengawasan di jalur penghubung Jember–Banyuwangi tersebut. Selain Gumitir, BPBD juga mewaspadai sejumlah titik rawan banjir genangan dan luapan, seperti di Bangsalsari dan Rambipuji.

“Meski diperkirakan sudah masuk peralihan musim, potensi hujan masih ada. Titik-titik itu rawan menyebabkan genangan yang bisa memicu kemacetan,” katanya.

Pengawasan juga diperluas ke kawasan wisata yang diprediksi mengalami lonjakan pengunjung, seperti Pantai Papuma dan Watu Ulo. BPBD akan melakukan patroli bersama tim gabungan untuk mengantisipasi kecelakaan laut.

“Di lokasi wisata sudah ada penjaga pantai, kami tambah dengan relawan kebencanaan untuk penguatan pengawasan,” ungkapnya.

Selama masa siaga Lebaran, BPBD menyiapkan 30 personel. Sebanyak 15 personel disiagakan setiap hari, sementara sisanya dalam kondisi siaga panggilan untuk memperkuat penanganan jika terjadi bencana.

Edy mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama dengan memantau prakiraan cuaca sebelum bepergian. “Kalau diperkirakan hujan dengan intensitas tinggi, sebaiknya perjalanan ditunda. Pengendara juga harus hati-hati dan patuh rambu,” katanya. (dsm/why)


Share to