Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2021-03-18 12:19:27

Dalam Sehari, 3 Kecelakaan Terjadi di Jember, 3 Orang Meninggal

TERPARAH: Ambulans saat datang untuk mengevakuasi korban yang mengalami kecelakaan di Jalan Letjen Sutoyo, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Jember, Rabu (17/3) kemarin.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Dalam satu hari pada Rabu (17/3/2021) kemarin, di Kabupaten Jember terjadi 3 kecelakaan maut di tiga lokasi yang berbeda. Dari tiga kecelakaan itu, tiga orang meninggal.

Dari 3 korban meninggal itu, 2 orang meregang nyawa di lokasi kejadian, dan 1 orang lainnya meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara 1 korban lainya masih dalam perawatan di rumah sakit.

Baca Juga : Tabrak Dua Motor dan Tiang Lalu Terbalik, Penumpang Brio Selamat

Kanit Laka Lantas Polres Jember, Ipda Kukun Waluwi Hasanudin kepada tadatodays.com menerangkan, 3 kecelakaan yang terjadi dalam sehari itu terjadi di 3 lokasi berbeda. Semuanya, melibatkan kendaraan bermotor roda dua dengan kendaraan roda empat.

Baca Juga : Naik Motor, Petani Tewas di Jalur Gunung Bromo

Kecelakaan pertama, kata dia, terjadi di ruas jalan Dusun Curahdami Desa/Kecamatan Sukorambi, sekira pukul 07.00 WIB.

Kecelakaan itu bermula saat sepeda motor Yamaha Jupiter MX bernomor P 4195 TD yang dikendarai Sugik ,19, warga Dusun Manggis, Desa Sukorambi, Kecamatan Sukorambi, tergelincir saat melewati jalan berlubang. Saat itu ia bergerak dari arah utara ke selatan.

Di saat bersamaan, datang dari arah yang sama mobil Suzuki Carry nopol P 1476 LW yang dikendarai oleh Eko ,33, warga Desa/Kecamatan Panti. Benturan antara sepeda motor korban dengan mobil Carry pun tak terhindarkan. Beruntung pengendara motor itu masih selamat. “Sekarang sedang dirawat di Puskesmas Sukorambi," kata Kukun melalui sambungan telepon, Kamis (18/3/2021) pagi.

Kemudian, kecalakaan kedua terjadi di Jalan Raya Grenden Dusun Krajan, Desa Grenden, Kecamatan Puger, sekira pukul 16.00 WIb. Kecelakaan itu melibatkan satu pengendara motor Yamaha Jupiter Z nopol P 6466 GE bernama Imam Safi'i, 53, warga Dusun Kebonsari, Desa Balung Lor, Kecamatan Balung. Akibat kecelakaan itu, Safi’i tewas di tempat kejadian.

Safi'i tewas setelah ditabrak truk pengangkut barang nopol N 8850 UV yang dikemudikan oleh Suyono ,39, warga Dusun Krajan, Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu.

Kukun menjelaskan, truk yang dikendarai Suyono melaju dari arah utara ke selatan. Sesampainya di TKP, motor yang dikendarai Imam Safi'i berhenti karena hendak berputar arah.

Karena jarak berhenti yang terlalu dekat, membuat truk menabrak pemotor tersebut. Safi’i pun meninggal di lokasi. “Karena luka parah di bagian kepala," ujarnya.

Sementara, kecelakaan ketiga merupakan kecalakaan yang terparah. Kecalakaan ini mengakibatkan pasangan suami istri (pasutri) warga Jalan dr Soebandi, Lingkungan Kreongan Atas, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, yaitu Rama Aji Siswanto, 28, dan Ayu Sulistiowati, 25, meninggal dunia.

Kukun menerangkan, kecalakaan tersebut terjadi di ruas Jalan Letjen Sutoyo, tepatnya di depan SDN Kebonsari 04 Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari.

Peristiwa itu bermula saat sepeda motor Honda Supra X 125 bernopol P 3706 QX yang dikendarai Rama, melaju dari arah timur ke barat. Di saat yang sama, melaju kencang dari arah berlawanan mobil Datsun Go Panca bernopol P 1362 QD. Berdasarkan keterangan saksi di TKP, Rama yang mengendari motor tiba-tiba oleng. “Lalu jatuh ke sisi kanan," kata Kukuh.

Nah, di saat yang bersamaan, mobil Datsun Go yang dikendarai Andriyan, 30, itu datang dan langsung menyambar pasutri yang belum lama menikah tersebut. Kerasnya benturan mengakibatkan Rama meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara istrinya, meninggal saat dalam perawatan di RSD dr. Soebandi Jember. "Istrinya luka parah di bagian kepala," ujarnya.

Kecelakaan yang menewaskan pasangan suami istri itu, sempat membuat arus lalu lintas macet selama 30 menit. Setelah korban dievakusi ke kamar mayat RSD dr. Soebandi Jember, arus lalu lintas kembali normal. (as/don)