Korban Hanyut Banjir Pakis Ditemukan Meninggal di Puger

Dwi Sugesti Megamuslimah
Dwi Sugesti Megamuslimah

Tuesday, 03 Feb 2026 19:05 WIB

Korban Hanyut Banjir Pakis Ditemukan Meninggal di Puger

EVAKUASI: Evakuasi jenazah Wahid (52) staf kecamatan yang dilaporkan hanyut saat banjir bandang pada Selasa (2/2/2026) malam. (Dok: Satpolairud Polres Jember)

JEMBER, TADATODAYS.COM - Korban hanyut saat banjir bandang di Desa Pakis, Kecamatan Panti, Jember, ditemukan meninggal dunia. Jasad korban bernama Wahid (52) itu ditemukan di wilayah hilir Sungai Bedadung, Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Jenazah pertama kali ditemukan nelayan Dusun Getekan dalam kondisi tersangkut di barongan bambu di aliran sungai. Saat ditemukan, korban dalam kondisi tanpa busana.

KBO Satpolairud Polres Jember, Aiptu Agus Riyanto, membenarkan hal tersebut. Petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari nelayan. “Anggota mendatangi lokasi dan benar ditemukan jenazah yang diduga korban banjir bandang Pakis,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Selasa (3/2/2026) sore.

Jenazah kemudian dievakuasi bersama Polsek Puger ke Puskesmas Puger.

Dari identifikasi awal, kata dia, seorang tenaga kesehatan asal Pakis memastikan jenazah tersebut merupakan Wahid, staf kecamatan yang sebelumnya dilaporkan hanyut saat banjir. Setelah visum luar, jenazah langsung dibawa ke rumah duka di wilayah Pakis.

Lokasi penemuan berada di Sungai Bedadung yang merupakan hilir Sungai Badean. "Saat proses pencarian, kondisi air masih deras dan keruh sehingga pencarian air tidak memungkinkan dan tim fokus menyisir bantaran sungai," sambungnya.

Pencarian korban dilakukan sejak pagi hari setelah rapat operasi SAR digelar malam sebelumnya. Penyisiran dilakukan dari bantaran sungai hingga wilayah hilir, termasuk pemantauan dari Plawangan hingga Lojejer.

Korban ditemukan pada hari pertama operasi pencarian setelah adanya laporan dari nelayan setempat. (dsm/why)


Share to