Hujan 3 Jam Guyur Kota Pasuruan, Banjir Rendam Puluhan Rumah di Panggungrejo

Amal Taufik
Amal Taufik

Monday, 16 Feb 2026 09:27 WIB

Hujan 3 Jam Guyur Kota Pasuruan, Banjir Rendam Puluhan Rumah di Panggungrejo

BANJIR: Genangan air di wilayah pemukiman Kelurahan Kebonsari, Kota Pasuruan.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Hujan deras yang mengguyur Kota Pasuruan selama hampir tiga jam, Minggu (15/2/2026) sore, memicu banjir genangan di sejumlah titik wilayah Kecamatan Panggungrejo. Sebanyak 92 kepala keluarga (KK) atau 276 jiwa tercatat terdampak.

Genangan terjadi setelah hujan dengan intensitas lebat turun sejak pukul 16.10 WIB hingga sekitar 19.00 WIB. Air menggenangi sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo.

KOTA: Banjir di Jalan Belitung Kota Pasuruan.

Beberapa titik terdampak antara lain Jalan Diponegoro dengan ketinggian air 20–30 sentimeter, Jalan Belitung sekitar 30 sentimeter, Jalan Jawa Gang 8 dan Gang 12 dengan genangan 20–35 sentimeter. Di Gang 12, genangan berdampak pada RT 02 dan RT 03 RW 01.

Tak hanya di kawasan pemukiman warga, pantauan di lapangan, banjir bahkan menggenangi Jalan Soekarno Hatta atau Jalur Pantura. Namun begitu, jalan tidak sampai ditutup. Arus lalu lintas tetap berjalan lancar di tengah genangan air.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Pasuruan, Anang Sururin, mengatakan pihaknya langsung melakukan asesmen begitu menerima laporan. “Total ada sekitar 62 unit rumah terdampak dengan tinggi muka air rata-rata 10 sampai 25 sentimeter. Tidak ada korban jiwa maupun pengungsian,” ujarnya.

BPBD Kota Pasuruan mendirikan Posko Hidrometeorologi sebagai langkah kesiapsiagaan dan mengerahkan satu unit kendaraan Dmax Rescue ke lokasi. Koordinasi dilakukan bersama kecamatan, kelurahan, TNI-Polri, serta perangkat RT dan warga setempat untuk pendataan dan penanganan lanjutan.

Menurut Anang, kondisi terakhir pada pukul 21.54 WIB hujan telah berangsur ringan dan genangan mulai berangsur surut di beberapa titik. “Kami juga sudah meneruskan peringatan dini kepada OPD terkait dan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi,” tambahnya. (pik/why)


Share to