Bryan Bagus Bayu Pratama


Wartawan Tadatodays.com | 2022-04-13 18:50:52

Demo, GMNI-DPRD Jember Tandatangani Pakta Integritas

DEMO: Kepolisian memasang pagar kawat berduri agar mahasiswa GMNI tak sampai masuk ke Gedung DPRD Jember saat demonstrasi pada Rabu (13/4/2022). Dari aksinya itu, GMNI bersama ketujuh fraksi DPRD menandatangani pakta integritas yang berisi empat tuntutan.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Seratus mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Jember, menggelar demontrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Jember pada Rabu (13/4/2022), sekira pukul 10.00 WIB. Sama seperti aksi kelompok mahasiswa sebelumnya, GMNI juga menyoroti kebijakan kenaikan harga BBM, minyak goreng, dan kenaikan PPN 11 persen.

Ketua GMNI Jember, Yudha Dwi Prasetiyo mengatakan bahwa dirinya menolak kenaikan PPN menjadi sebelas persen dengan alasan apapun. Karena menurutnya, kenaikan PPN juga akan berakibat pada timbulnya permasalahan di masyarakat yang justru kontraproduktif dengan tujuan mensejahterakan rakyat.

Baca Juga : Soal Lapangan Talangsari, Ancer Minta Fraksi Teken Penolakan

Karena itu, GMNI mendesak DPRD Jember untuk berkomitmen agar mendesak Pemerintah Pusat untuk mengembalikan subsidi BBM dan tidak menaikan harga BBM. "Akan membuat masyarakat semakin sengsara, dan hal itu jelas tidak membantu perekonomian masyarakat guna menuntaskan efek kemiskinan," ujarnya.

Baca Juga : DPRD Jember: Lapangan Talangsari Tetap Ruang Terbuka Hijau

Setelah sekitar satu jam berorasi di depan gedung DPRD Jember, 15 perwakilan mahasiswa GMNI Jember akhirnya memasuki gedung dewan untuk melakukan penandatanganan pakta integritas tuntutan bersama perwakilan fraksi-fraksi DPRD.

Namun dari total ketujuh fraksi DPRD Jember, hanya Fraksi Pendekar yang merupakan gabungan dari PAN, Golkar dan Demokrat yang belum hadir.

Yudha berpendapat, ketidakhadiran salah satu fraksi tersebut adalah wujud dari ketidakseriusan wakil rakyat untuk membela kepentingan rakyat. "Kita datang kemari ini untuk menyampaikan apa yang menjadi keresahan masyarakat, kita ini bicara data yang rill pada basis masyarakat. Kalau tidak percaya silahkan turun lapangan," katanya.

Setelah melakukan penandatanganan, GMNI Jember meminta kepada perwakilan DPRD Jember untuk membacakan pakta integritas yang telah disepakati di depan seluruh massa aksi. Permintaan itupun dipenuhi. Ketua Komisi A Tabroni membacakan hasil dari pakta integritas yang telah ditandatangani.

Selanjutnya, GMNI mendesak DPRD Jember selambat-lambatnya 2x24 jam agar pakta integritas yang telah ditandatangani untuk ditindaklanjuti ke Pemerintah Pusat. Jika hal tersebut tidak dilakukan, maka GMNI Jember akan melakukan aksi kembali.

Setelah dilakukannya pembacaan pakta integritas tersebut, para mahasiswa membubarkan diri dengan tertib. (bp/don)