El Nino Mengintai, 13 Desa di Kabupaten Pasuruan Rawan Kekeringan

Amal Taufik
Amal Taufik

Monday, 06 Apr 2026 17:26 WIB

El Nino Mengintai, 13 Desa di Kabupaten Pasuruan Rawan Kekeringan

AIR: Kekeringan di Kabupaten Pasuruan.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Pemkab Pasuruan mulai memetakan wilayah yang berpotensi mengalami krisis air bersih menjelang musim kemarau 2026. Hasil pendataan terbaru menunjukkan sedikitnya 13 desa masuk kategori rawan kekeringan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan pemetaan dilakukan sebagai langkah awal menghadapi potensi dampak fenomena El Nino yang diprediksi terjadi dalam beberapa bulan ke depan.

“Dari hasil pemetaan, ada 13 desa yang berpotensi mengalami kekeringan saat musim kemarau, terutama karena sumber air mulai menyusut,” ujarnya, Senin (06/04/2026).

Menurutnya, wilayah paling banyak terdampak berada di Kecamatan Lumbang. Di kawasan ini, terdapat lima desa yang masuk dalam daftar rawan, yakni Pancur, Banjarimbo, Karangjati, Watulumbung, dan Bulukandang.

Selain itu, potensi serupa juga teridentifikasi di Kecamatan Pasrepan. Sejumlah desa yang diperkirakan terdampak antara lain Klakah, Ngantungan, Pasrepan, Galih, Sibon, dan Petung.

Sementara itu, satu desa lainnya yang juga masuk dalam kategori rawan berada di Kecamatan Winongan, yakni Desa Kedungrejo.

Sugeng menjelaskan, kekeringan di wilayah-wilayah tersebut umumnya dipicu oleh menurunnya debit sumber mata air serta mengeringnya sumur milik warga saat kemarau berlangsung. “Ketika musim kemarau datang, sumber air cenderung mengecil bahkan tidak keluar, sehingga berdampak langsung pada ketersediaan air bersih warga,” jelasnya.

Dari data BPBD, total warga yang berpotensi terdampak di 13 desa tersebut mencapai lebih dari 17 ribu jiwa atau sekitar 6 ribu kepala keluarga.

"Kondisi ini harus diantisipasi sejak dini, mengingat kebutuhan air bersih menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang tidak bisa ditunda. Salah satu langkah yang kami siapkan adalah rutin dropping air bersih," kata Sugeng. (pik/why)


Share to