BPBD Pasuruan Dirikan Dapur Umum di 3 Shelter Bencana Banjir

Amal Taufik
Amal Taufik

Thursday, 26 Mar 2026 23:56 WIB

BPBD Pasuruan Dirikan Dapur Umum di 3 Shelter Bencana Banjir

BANTUAN: Aktivitas memproduksi bantuan berupa nasi bungkus di salah satu shelter bencana.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan masih terdampak banjir meski sebagian genangan mulai berangsur surut. Di tengah kondisi itu, pemerintah daerah mulai memusatkan penanganan pada pemenuhan kebutuhan warga terdampak, terutama melalui pengaktifan shelter bencana dan dapur umum.

Petugas BPBD Kabupaten Pasuruan bergerak menyalurkan berbagai bantuan logistik ke sejumlah titik yang sebelumnya terendam. Bantuan yang dikirim meliputi makanan siap saji, sembako hingga perlengkapan kebersihan bagi warga yang terdampak banjir.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi mengatakan distribusi bantuan difokuskan pada wilayah yang sempat mengalami genangan cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir. “Kami sudah melakukan dropping logistik permakanan, termasuk nasi bungkus dan kebutuhan dasar lainnya ke beberapa lokasi terdampak,” ujarnya, Kamis (26/03/2026).

Selain distribusi bantuan, BPBD juga mengaktifkan dapur umum untuk memastikan kebutuhan makan warga tetap terpenuhi, terutama bagi masyarakat yang sempat mengungsi atau kesulitan beraktivitas akibat banjir.

Menurut Sugeng, dapur umum tersebut ditempatkan di tiga shelter bencana yang menjadi pusat layanan darurat bagi warga. “Dapur umum kami aktifkan di selter Winongan, Bangil, dan Rejoso,” katanya.

Banjir yang melanda puluhan desa di sejumlah kecamatan sebelumnya dipicu hujan lebat yang mengguyur wilayah Pasuruan selama lebih dari dua jam pada Selasa (24/3/2026). Curah hujan tinggi membuat beberapa aliran sungai meluap hingga masuk ke permukiman warga.

Meski kondisi di beberapa titik mulai membaik, BPBD masih terus melakukan pemantauan sekaligus memastikan distribusi bantuan berjalan lancar hingga situasi benar-benar pulih. (pik/why)


Share to