H+4 Lebaran, Kota dan Kabupaten Pasuruan Dikepung Banjir

Amal Taufik
Wednesday, 25 Mar 2026 07:53 WIB

KEBANJIRAN: Banjir di wilayah Kota Pasuruan.
PASURUAN, TADATODAYS.COM - Wilayah Kabupaten Pasuruan dan Kota Pasuruan dikepung banjir di hari keempat Idul Fitri 1447 H. Luapan air dari beberapa daerah aliran sungai (DAS) menyebabkan genangan masuk ke permukiman warga sejak Selasa (24/3/2026) malam.
Data BPBD Kabupaten Pasuruan per Selasa pukul 22.50 WIB, banjir terjadi di sedikitnya sembilan kecamatan. Ketinggian air bervariasi, mulai 10 centimeter hingga lebih dari satu meter.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan hujan deras menjadi pemicu utama meluapnya sejumlah sungai yang kemudian menggenangi permukiman warga. “Curah hujan tinggi menyebabkan beberapa DAS meluber ke kawasan permukiman. Saat ini kondisi masih dalam pemantauan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Wilayah terdampak cukup luas, di antaranya Kecamatan Rejoso, Bangil, Beji, Winongan, Grati, Gondangwetan, Kejayan, Kraton hingga Pasrepan. Dari seluruh wilayah tersebut, genangan tertinggi dilaporkan terjadi di Kecamatan Beji, dengan ketinggian air mencapai 120 centimeter di beberapa titik dan merendam ratusan rumah warga.


Selain Beji, genangan cukup tinggi juga terjadi di wilayah Winongan dan Gondangwetan, dengan ketinggian air berkisar antara 50 hingga 90 centimeter. Sementara di kawasan Bangil dan Rejoso, air umumnya menggenangi jalan dan permukiman dengan ketinggian antara 20 hingga 60 centimeter.
Sugeng menambahkan, pihaknya terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan di lapangan. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan. “Status saat ini masih dalam kondisi waspada dan terus kami pantau,” tegasnya.
Sementara itu, di wilayah Kota Pasuruan, banjir juga merendam sejumlah pemukiman. Sekretaris BPBD Kota Pasuruan, Luthfan Asysyam mengungkapkan, seluruh kecamatan di Kota Pasuruan terdampak banjir.
Menurutnya, 3 sungai di Kota Pasuruan yakni Sungai Welang, Sungai Petung, dan Sungai Gembong luber ke pemukiman. Bahkan air juga sempat menggenangi Jalur Pantura.
"Beberapa tanggul jebol. Rata, semua kecamatan terendam banjir. Sekarang kondisinya sebagian besar surut. Yang masih tersisa per pukul 05.00 WIB di daerah Kejobo," kata Luthfan. (pik/why)



Share to
 (lp).jpg)



