Banjir Belum Surut, Ribuan Warga Pasuruan Bertahan di Tengah Genangan

Amal Taufik
Amal Taufik

Thursday, 26 Mar 2026 23:54 WIB

Banjir Belum Surut, Ribuan Warga Pasuruan Bertahan di Tengah Genangan

BANJIR BEJI: Banjir di wilayah Beji, Kabupaten Pasuruan.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Pasuruan sejak Selasa (24/3/2026) masih menyisakan genangan di sejumlah kecamatan hingga Kamis (26/3/2026). Meski sebagian wilayah mulai surut, ribuan warga masih terdampak dan harus bertahan di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih.

Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pasuruan mencatat sedikitnya lebih dari 5.000 jiwa terdampak di Kecamatan Rejoso, dengan total 1.774 kepala keluarga. Bahkan, ratusan warga di Desa Jarangan dilaporkan sempat mengungsi akibat ketinggian air yang mencapai hingga satu meter.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi mengatakan hujan lebat berdurasi panjang menjadi pemicu utama meluapnya sejumlah daerah aliran sungai (DAS) hingga masuk ke permukiman warga.

“Curah hujan tinggi menyebabkan beberapa sungai meluber. Saat ini kondisi masih dalam pemantauan dan sebagian wilayah mulai berangsur surut,” ujar Sugeng.

Selain Rejoso, wilayah terdampak cukup besar juga terjadi di Kecamatan Bangil dan Beji. Di Bangil, tercatat lebih dari 3.800 jiwa terdampak, meski sebagian besar genangan mulai surut. Sementara di Beji, genangan masih bertahan di beberapa titik dengan ketinggian hingga 110 sentimeter, terutama di Desa Kedungringin.

Genangan juga masih ditemukan di sejumlah kecamatan lain seperti Winongan, Grati, Kraton, Pohjentrek, hingga Gempol, dengan ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 50 centimeter. Beberapa akses jalan alternatif, termasuk jalur Beji–Bangil, turut tergenang dan mengganggu mobilitas warga.

BPBD menyebut kondisi saat ini masih dalam status waspada. Petugas terus melakukan pemantauan di lapangan sekaligus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan dampak banjir.

Sugeng mengimbau masyarakat tetap berhati-hati, terutama di wilayah yang masih tergenang. “Kami minta warga tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, mengingat cuaca masih berpotensi hujan,” tegasnya. (pik/why)


Share to