Pemkot Mutasi Pejabat di Tengah Corona

Mochammad Angga
Mochammad Angga

Tuesday, 28 Apr 2020 21:47 WIB

Pemkot Mutasi Pejabat di Tengah Corona

TEMPAT BARU: Sejumlah pejabat yang dimutasi pada Selasa (28/04/2020), di Puri Manggala Bakti, Pemkot Probolinggo.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Pemkot Probolinggo memutasi sejumlah pejabat struktural eselon III dan IV. Dilangsungkan dalam suasana pandemi covid-19, acara mutasi berlangsung menarik karena semua pejabat kompak mengenakan masker pada, Selasa (28/04/2020), sekira pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Walikota M. Soufis Subri bersama Sekda kota, drg. Ninik Ira Wibawati di Puri Manggalabakti.

Enam orang pejabat struktural yang di-rolling itu di antaranya Sudarso yang merupakan Kabid Perhubungan Industrial DPMPTSP dan Naker dimutasi menjadi Kabid Pemasaran Pariwisata di Dinas Pariwisata dan Kepemudaan Olahraga.

Sementara Muhammad Sulhan yang sebelumnya sebagai Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kemitraan Lingkungan Hidup DLH menggantikan posisi Sudarso sebagai Kabid Perhubungan Industrial DPMPTSP dan Naker.

Selanjutnya, Suciati Ningsih sebelumnya sebagai Kabid Pemasaran Pariwisata Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata menggantikan posisi Sulhan sebagai Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kemitraan Lingkungan Hidup DLH. Tri Setyo Anggodo sebelumnya sebagai Kasi Pengembangan Usaha Mikro pada Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro DKUPP bergeser menjadi Kasi Pengolahan dan Pelestarian Bahan Pustaka pada Bidang Perpustakaan Disperpusip.

Kemudian Mas Arik Fajeri Zunaedi sebelumnya sebagai Kepala UPTD BLK DPMPTSP dan Naker bergeser sebagai Sekretaris Lurah, Kelurahan Kedopok. Posisinya digantikan Muhammad Rizqi Fauzi yang sebelumnya sebagai Analis SDM Aparatur pada sub bagian TU BKPSDM.

Wakil Walikota Subri mengatakan mutasi ini tidak ada kaitannya dengan pandemi covid-19. Kegiatan ini dilakukan semata-mata karena kebutuhan. Yakni penguatan peningkatan kualitas pelayanan masyarakat.

"Kami mau tidak mau harus memperbaiki. Pelantikan ini bukan mengada-ngada, bukan berarti pejabat yang lama tidak kompeten. Tapi unsur penyegaran dengan cara mutasi," ujarnya.

Sementara itu, saat ditanya mengapa tidak mengisi pejabat yang kosong, ia menambahkan pemkot melihat skala prioritas. Diketahui kepala dinas kesehatan saat ini dijabat Plt. "Penempatan itu tidak mudah untuk sehingga bisa menjalankan prinsip the rigth man dan in the right place," pungkasnya. (ang/hvn)


Share to