Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-08-26 12:48:14

Polisi Berani Pakai Narkoba, Kapolres: Akan Diproses Pidana

TES: Pelaksanaan tes urine dadakan terhadap 40 pejabat utama dan kapolsek jajaran Polres Probolinggo. Hasilnya negatif.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi mengeluarkan ancaman serius kepada para personelnya terkait narkoba. Jika ada polisi yang berani pakai narkoba, pihaknya tidak akan segan memberi tindakan tegas, dari pencopotan jabatan, pemecatan, dan akan diproses pidana. 

Hal itu disampaikan AKBP Arsya saat dilakukan tes urine terhadap 40 personel Polres Probolinggo, Jumat (26/8/2022). Menurutnya, jika dari tes ini ditemukan ada anggota yang positif mengonsumsi narkoba, maka pihaknya tidak akan segan untuk memberikan tindakan tegas, mulai dari pencopotan jabatan, pemecatan, bahkan akan diproses pidana. "Jangan ada yang coba-coba menyalahgunakan narkoba," tegasnya.

Baca Juga : Polres Probolinggo Cek Kelayakan Jeep Wisata Bromo

Tes urine itu sendiri digelar mendadak kepada seluruh pejabat utama dan Kapolsek jajaran. Tujuannya untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan polres setempat. Total ada 40 polisi yang dilakukan tes urine. Mereka adalah Kapolres Probolinggo, Wakapolres, Pejabat Utama, dan Kapolsek jajaran Polres Probolinggo. Adapun hasil tes urine itu semuanya negatif.

Baca Juga : Polres Jember Ungkap 52 Kasus Narkoba dengan 60 Pelaku

Menurut Kapolres AKBP Teuku Arsya Khadafi, pemeriksaan urine secara dadakan ini sebagai bentuk pengawasan terhadap penyalahgunaan narkoba di Polres Probolinggo dan jajarannya.  Pengecekan secara dadakan dipilih agar para personel tidak dapat menghindari pelaksanaan pengecekan tersebut. Itu sesuai dengan perintah dari Pimpinan Kepolisian Republik Indonesia.  "Jangan sampai melanggar atensi dari Pimpinan," katanya.

AKBP Arsya menjelaskan, pengecekan urine secara dadakan ini akan terus dilakukan hingga keseluruh anggota kepolisian setempat. Tak hanya dadakan, pengecekan secara acak turut direncanakan untuk dilakukan ke depan. Langkah ini bertujuan mewujudkan zero narkoba di lingkungan Polres Probolinggo. (zr/why)