Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-04-18 13:17:19

Polisi Buru Satu Pelaku Lain Kasus Curanmor di Tiris

CURANMOR: Tersangka Sahid masih menjalani perawatan di RSUD Waluyo Jati Kraksaan, setelah pahanya ditembak polisi. Selanjutnya Polsek Tiris memburu satu pelaku lainnya.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Polsek Tiris masih mendalami kasus pencurian motor yang terjadi di Desa/Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo, Minggu (17/4/2022). Dari hasil pengembangan polisi mengantongi satu nama tersangka lain yang belum ditangkap, sementara dua tersangka lainnya berhasil diringkus saat kejadian.

Kanit Reskrim Polsek Tiris, Bripka Ali Yunus mengatakan satu tersangka tersebut diketahui berdasarkan hasil interogasi terhadap kedua pelaku yang ditangkap.

Baca Juga : Eh, Maling Gondol Motor di Rumah Anggota TNI

Ali Yunus menerangkan, saat itu ada tiga orang yang beraksi. Hanya saja pada saat diteriaki oleh korban, salah satu pelakunya langsung melarikan diri hingga lolos dari kejaran warga dan polisi. Namun Ali belum bisa memberikan data identitas pelaku yang masih diburu tersebut. "Namanya sudah kami kantongi," ucapnya.

Baca Juga : Ditinggal Andok Mie Dower, Motor Dicuri, Terekam CCTV

Dari informasi yang berhasil dihimpun tadatodays.com , pelaku yang melarikan diri itu dikabarkan masih ada hubungan kerabat dengan dua pelaku yang diamankan. Pelaku disebutkan juga berdomisili di Kecamatan Tiris.

Saat ditanyakan terkait kabar tersebut, Ali Yunus enggan berkomentar karena pihaknya masih melakukan penyelidikan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polsek Tiris mengamankan dua orang pelaku yang gagal mencuri motor di Desa/Kecamatan Tiris pada Minggu (17/4/2022) pagi. Keduanya adalah Roni, 28, warga Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, dan Sahid, 33, warga Desa Segaran, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo.

Kedua pelaku sempat dimassa oleh warga, bahkan tersangka Sahid  dihadiahi timah panas karena melawan polisi saat hendak ditangkap. Kedua pelaku selanjutnya dibawa ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan untuk menjalani perawatan atas sejumlah luka yang dialaminya. (zr/don)