Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2022-01-06 20:19:49

Polres Probolinggo Kota Target Vaksinasi 22.561 Anak

VAKSIN ANAK: Petugas Dokpol Polres Probolinggo Kota menyuntikkan vaksin Sinovac ke salah satu siswi MI Hidayat. Vaksinasi oleh kepolisian itu ditarget rampung pada Maret mendatang. Di Kota Probolinggo, kepolisian setempat menargetkan vaksinasi terhadap 22.561 Anak.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Polres Probolinggo Kota mulai melakukan vaksinisasi terhadap anak usia 6-11 tahun. Dalam targetnya, vaksinisasi oleh kepolisian ini akan menyasar 22.561 anak di Kota Probolinggo.

Salah satu kegiatan vaksinasi anak yang digelar Polres Probolinggo Kota dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Hidayat, Pondok Pesantren Hidayatul Islam, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, Kamis (6/1/2022) sekira pukul 11.00 WIB. Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sa'bani meninjau langsung vaksinasi anak tersebut.

Baca Juga : Gedung Polsub Sektor Kanigaran Segera Ditempati

Wadi menjelaskan, vaksinisasi anak mulai dilaunching saat zoom meeting Polri terkait kegiatan Vaksin Merdeka Anak, Rabu (5/1) kemarin. Karena itu, pihaknya langsung menggelar vaksinasi anak di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota dengan menggunakan vaksin Sinovac.

Baca Juga : Kasus Curanmor Naik, Ini Penyebabnya Menurut Kapolres Probolinggo Kota

Wadi menyebutkan bahwa, vaksinisasi yang digelar jajarannya itu mendapat respons positif dari anak-anak dan pihak sekolah. “Sedangkan orang tua siswa telah memberikan izin,” ujarnya.

Kapolres mengatakan, vaksinasi terhadap 22.561 anak itu ditarget selesai pada Maret 2022. "Sesuai petunjuk dari pusat, bulan Maret ini vaksinasi bisa 100 persen," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Hidayatul Islam, Saiful Islam mengatakan bahwa vaksinisasi di MI Hidayat berjalan dengan baik.

Dalam pelaksanaannya, orang tua murid, dewan guru dan lingkungan RW 9 Kelurahan/Kecamatan Kanigaran merespons baik. "Ada 91 anak usia 6-11 tahun yang divaksin," kata Saiful Islam.

Sementara itu, Muhammad Risky Aditya, 11, salah satu murid yang selesai divaksin mengaku jika vaksin tidak menyebabkan sakit. "Seperti digigit semut," tuturnya. (ang/don)